BAF Peduli Nasib Anak di Cianjur, Beri Bantuan Perlengkapan dan Perbaikan Sekolah

Bantuan Sarana dan Prasarana Sekolah untuk Anak Disabilitas diserahkan oleh Bapak Win hadiyanto (Kepala BAF Kantor Cabang Cianjur) kepada Bapak Basuni - (Kepala Sekolah SLB Bina Asih)

RADARCIANJUR.com – Peduli kepada pendidikan di masa pandemi covid-19, di penghujung tahun perusahaan pembiayaan Bussan Auto Finance memberikan bantuan alat perlengkapan sekolah, perbaikan sarana dan prasarana sekolah/panti asuhan, bantuan sembako, serta bantuan kesehatan seperti air purifier, masker, vitamin, dan hand sanitizer.

Presiden Direktur BAF, Lynn Ramli, mengatakan, pelajar merupakan salah satu pihak yang terkena dampak dari adanya pandemi Covid-19. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan adanya penerapan sekolah daring, masa depan anak-anak Indonesia termasuk di Cianjur menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Pihaknya mengatakan ingin berbagi kegembiraan dengan anak-anak termasuk di Cianjur. Selain di Cianjur pihaknya juga mengadakan kegiatan program CSR di Pematang Siantar, Dumai, Cikupa, Jakarta, Bekasi, Rembang, Singkawang, Batulicin, Sumbawa Besar, Ende, Palopo, Baubau, Manokwari, dan Nabire.

“Kelima belas kota terpilih yang ada pada kegiatan CSR ini merupakan salah satu upaya BAF dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang tidak hanya menjangkau kota-kota besar saja, tapi juga kota-kota penyangga yang berada di ujung barat hingga ujung timur Indonesia,” ujar Lynn.

Selama tahun 2020, kata Lynn, pihaknya terus melakukan kegiatan sosial yang diawali dengan Program Orang Tua Asuh “Caring for Children”.

Dalam program ini, BAF memberikan bantuan pendidikan untuk 400 anak asuh di Bengkulu.

Disusul dengan BAF Lions Run “Run for Vision” 2020 yang merupakan program charity virtual run untuk anak yang mengalami gangguan penglihatan. Pada perayaan HUT BAF ke-23 bulan September lalu, BAF kembali mengadakan program CSR BAF Peduli dengan memberikan berbagai bantuan kepada anak-anak Indonesia yang terdampak pandemi COVID-19 yang dilakukan serentak di 23 (dua puluh tiga) kota.

Ia memastikan semua acara sesuai protokol kesehatan dengan membatasi jumlah perwakilan BAF serta yayasan/sekolah yang hadir serta menerapkan 5M yakni; mengenakan masker dengan baik dan benar sesuai standar Kemenkes, menjaga jarak, mencuci tangan, memastikan yang hadir dalam kegiatan tersebut dalam kondisi sehat dan menghindari kerumunan.(dil)