Gelombang Tinggi Nelayan di Jayanti Berhenti Melaut

CUACA EKSTREM : Nelayan di Jayanti parkirkan perahu, berhenti melaut. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Akibat cuaca ekstrem selama sepekan terakhir ini membuat ratusan nelayan di pelabuhan Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur memilih untuk berhenti melaut.

Ketua kelompok usaha bersama nelayan Jayanti, Agus Bambang Irawan mengatakan, dirinya sudah sepekan tidak melaut karena gelombang tinggi.

“Nelayan sudah satu pekan terakhir tidak turun melaut mencari ikan karena cuaca buruk. Gelombang di tengah laut juga tinggi akibat cuaca yang tak menentu,” katanya, Rabu (16/12/2020).

Menurutnya jika memaksakan untuk melaut, akan membahayakan terhadap keselamatan, selain itu kondisi ini juga membuat tangkapan ikan turun 50 persen.

“Sekitar tiga hari lalu ada nelayan yang memaksakan diri melaut, namun dia malah tenggelam, beruntung dapat diselamatkan,” ujarnya.

Agus mengatakan, untuk sementara ini nelayan di pelabuhan Jayanti memilih bertani, namun yang menjadi kendala sulitnya pupuk bersubsidi.

“Sementara ini saya tanam jagung, namun di sini (Cidaun) tidak ada pupuk bersubsidi,” katanya. (dil)