Hutan Kota Cianjur Ditutup Cegah Penyebaran Covid-19

Hutan Kota Cianjur (Hukoci) masih ditutup sejak pandemi Covid-19

CIANJUR – Warga Kabupaten Cianjur harus bisa menahan diri untuk bisa kembali menikmati Hutan Kota Cianjur (Hukoci).

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur memutuskan untuk menutup Hukoci.

Hal ini dilakukan untuk sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

Diketahui, Hukoci berada di wilayah Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur.

Cecep (37), penjaga lapangan Hukoci menuturkan, sebelum pandemi Covid-19, Hukoci adalah sebuah taman wisata kota.

Di lokasi ini, kerap dimanfaatkan warga sebagai lokasi berolahraga dan berkumpul komunitas.

Bahkan, kata Cecep, untuk hari Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung bisa mencapai 1.000 hingga 6.000 orang.

Namun sejak pandemi, aktivitas tersebut tidak bisa lagi dilakukan. Pihaknya pun belum mengetahui sampai kapan Hukoci akan ditutup.

“Antisipasi Covid-19, makanya ditutup. Belum tahu, itu kan (Dinas) Lingkungan Hidup, mungkin tergantung (kasus) Covid-19,” ucapnya.

“Kalau pun ada yang ke sini, paling perorangan untuk lari, tidak bergerombol seperti dulu (sebelum Covid-19) dan pas masuknya pada pakai masker,” sambungnya.

Sementara itu, Kades Bababan Karet Canjur Isep membenarkan Hukoci ditutup karena untuk mencegah pandemi Covid-19.

“Sebenarnya itu bukan kewenangan desa, tapi Lingkungan Hidup. Cuman memang dibatasi kaitan dengan mencegah Covid-19 juga dan keamanan juga ketertiban lingkungan,” tandasnya.

Reporter: Cepri Ramdan/RadarCianjur.com/FJPP