Wagub dan Bawaslu Jabar Imbau Tak Rayakan Kemenangan Pilkada Berlebihan

Wakil Gubernur Jawa barat Uu Ruzhanul Ulum

RADARCIANJUR.com – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengimbau masyarakat yang di daerahnya melaksanakan Pilkada, agar tetap tenang dan tak merayakan kemenangan hasil Pilbup secara berlebihan.

“Saya imbau kepada pada pendukung, tim sukses dan masyarakat di delapan kota dan kabupaten di Jawa Barat harus tetap menjaga kondusifitas di wilayahnya masing masing apalagi kita masih dimasa pandemi Covid 19,” ucap Uu dalam rilis yang diterima langsung radarcianjur.com belum lama ini.

Mantan Bupati Tasikmalaya dua periode itu pun meminta agar masyarakat mempercayai hasil penetapan KPU pasca Pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara yang sudah dilangsungkan.

“Kami yaqin KPU tidak akan bisa di intervensi oleh siapapun. Karena terlalu naif kalau bisa diatur. Komisioner KPU juga sadar hukum dan takut hukum,” ujar Uu.

Disisi lain, pendukung dan tim sukses juga diminta jangan melakukan uforia berlebihan dalam menyikapi kemenagan. Hal ini bisa saja memicu ketidaknyamanan masyarakat lain.

“Jangan uforia berlebihan jika memang sudah menang. Saling menghargai menghormati demi menjaga kemanan di tengah masyarakat,” kata Uu.

Untuk diketahui, sebanyak delapan daerah di Jawa barat melaksankan Pilkada serentak sembilan desember lalu. Delapan kota ini yakni Kota Depok, Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi. kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Indramayu.

Terpisah, Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Jawa barat pun menyampaikan hal yang sama kepada para kontestan khususnya yang telah menuai hasil kemenangan di Pilkada 2020 masa Pandemi ini.

“Kita imbau kepada seluruh Paslon yang telah menang, untuk tetap tertib menjaga protokol kesehatan. Tidak melakukan uforia berlebihan sehingga menimbulkan potensi pelanggaran Prokes. Itu yang kita harapkan bagi mereka,” ujar Ketua Bawaslu Jawa Barat, Abdullah Dahlan saat ditemui wartawan di salah satu hotel di Cipanas belum lama ini.

Selain itu, ia mengatakan, secara umum proses rekapitulasi dalam hasil penghitungan suara di tingkat kabupaten masing-masing, tidak banyak berubah. Namun ada beberapa penyesuaian koreksi dan sinkronisasi data yang diawasi oleh Bawaslu.

“Secara prinsip proses rekapitulasi di Jawa Barat ini berjalan lancar. Meskipun ada berapa catatan koreksi versi Bawaslu yang selama proses juga kita lihat dari beberapa Kecamatan, data-data yang masih salah dalam pencatatan. Tapi itu sudah kita koreksi bersama,” tuturnya. (dan)