Cara Pemcam Cibeber Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Ilustrasi Covid-19

RADARCIANJUR.com – Pasca adanya belasan tenaga medis di Puskesmas Cibeber yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Cibeber menginstruksikan untuk melakukan tracking terhadap masyarakat yang memiliki riwayat kontak dengan nakes.

Bahkan, pihak kecamatan pun sudah melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Cibeber.

“Kami telah menerima laporan dari kepala Puskesmas Cibeber terkait adanya beberapa tenaga kesehatan yang terpapar virus Covid-19, berdasarkan hasil swab test pada Kamis, pekan lalu. Sudah diintruksikan kepada kepala puskesmas untuk melakukan tracking terhadap pegawai atau masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan para tenaga kesehatan tersebut,” ujar Camat Cibeber, Ali Akbar.

Upaya pencegahan yang dilakukan yakni melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa titik seperti tempat umum.

“Termasuk juga area puskesmas, kantor-kantor desa, dan fasilitas umum yang ada di wilayah Kecamatan Cibeber, kami lakukan penyemprotan disinfektan,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, ia mengungkapkan, terdapat 64 warga Kecamatan Cibeber yang dinyatakan positif Covid-19 dan telah ditangani tim medis.

“Yang pasti penekanannya pemerintah kecamatan mewajibkan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan dan menerapkan 3M. Sebab virus Covid-19, jelas masih ada dan dapat menyerang siapa saja,” jelasnya. (kim)