Tiga Kadis dan Satu Camat di Cianjur Positif Covid-19, Seluruh OPD Harus WFH

Coronavirus.(net)
Coronavirus.(net)

RADARCIANJUR.com- Pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Cianjur harus waspada. Pasalnya, tiga orang kepala dinas dan satu orang camat dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu diketahui setelah dilakukan swab tes di Pendopo Cianjur pada Rabu (16/12) dan Kamis (17/12).

Dua pejabat dirawat di rumah sakit karena hasil lanjutan dan satu isolasi mandiri. Swab tes tersebut dilakukan setelah para pejabat tersebut menghadiri pemakaman Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora).

BACA JUGA : Masuk Jakarta Wajib Rapid Test Antigen

“Ada tiga kepala dinas yang positif dari hasil swab di Pendopo, dua pejabat harus diisolasi di rumah sakit karena hasil pemeriksaan lanjutan, satu isolasi mandiri. Tes dilakukan setelah beberapa pejabat menghadiri pemakaman Kadisparpora,” ujar Juru Bicara Pusat Informasi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal melalui sambungan telepon.

Mengenai tiga orang kepala dinas dan satu camat, ia tidak bisa menjelaskan secara perinci mengenai data penyitas Covid-19 tersebut.

Lanjutnya, saat ini seluruh dinas di lingkungan Pemkab Cianjur harus melakukan Work From Home (WFH) atau bekerja di rumah sebanyak 50 persen dari keseluruhan karyawan atau staf.

“Untuk WFH, semua opd melakukan 50 persen dari yang seharusnya. Artinya, dalam setiap hari kerja struktural harus ada,” ungkapnya.

BACA JUGA : Covid-19 di Cianjur Tembus 1000 Kasus

Sementara untuk zona, Kabupaten Cianjur belum berubah masih dalam zona kuning dan akan ditentukan pada Senin (21/12) besok oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

“Zona Cianjur terakhir masih kuning, perubahan zona itu ditentukannya satu minggu sekali berdasarkan hasil evaluasi dan bukan hasil itungan. Besok ditentukannya dari Kemenkes,” paparnya. (kim)