Cuaca Ekstrem, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup

Gunung Gede Pangrango
Gunung Gede Pangrango

RADARCIANJUR.com – Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) merupakan salah satu kawasan taman nasional yang cukup dikenal di Indonesia. Kawasan ini berada di tiga wilayah Kabupaten, yaitu Cianjur, Sukabumi dan Bogor.

Lokasi yang strategis serta mudahnya aksesibilitas sangat mendukung semakin meningkatnya animo masyarakat untuk melakukan pendakian Gunung Gede Pangrango.

Namun sayang, mulai Senin (28/12/2020), jalur pendakian tersebut akan ditutup sementara selama satu bulan kedepan hingga Minggu (31/1/2021).

BACA JUGA : Kampung Bunga Matahari di Ciranjang Diserbu Wisatawan

Alasan penutupan itu pun tertuang berdasarkan Surat Edaran Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Nomor: SE.1483/BBTNGGP/Tek.2/12/2020 tentang penutupan sementara kegiatan pendakian.

“Jadi dalam rangka mengantisipasi cuaca yang ekstrim dan untuk Pemulihan Ekosistem di sepanjangan Jalur Pendakian TNGGP, maka Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menutup sementara hingga hari yang ditentukan,” kata Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Poppy Evlap, yang disampaikan berdasarkan isi surat yang diterima radarcianjur.com, Selasa (22/12/2020).

Namun, dalam catatan isi surat menjelaskan bahwa, jika tanggal Februari 2021 cuaca buruk berdasarkan hasil BMKG maka penutupan akan diperpanjang sampai dengan batas waktu yang memungkinkan pendakian aman.

“Jadi bagi para calon pendaki yang sudah melakukan booking online dan pembayaran di tanggal 1 Februari 2021, dan masih terjadi penutupan, maka diminta untuk menjadwalkan ulang atau (reschedul) waktu pendakiannya. Atau bisa menghubungi call center BBTNGGP,” jelasnya. (dan)