Kejar Target Pasar Juara se-Jabar, Seperti Ini Persiapan Pasar Induk Cianjur

BERBENAH: Pasar Induk Cianjur (PIC) mulai meningkatkan kualitas lingkungan dan keadaan pasar. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Jelang tahun 2021, Pasar Induk Cianjur (PIC) akan mengikuti even Pasar Juara se-Jawa Barat dan menerapkan program pasar yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Upaya mewujudkan hal tersebut, PIC mulai melakukan program operasi bersih yang dilaksanakan setiap hari Rabu dan Jumat.

“Tahun depan ada rencana pasar induk dikanidatkan mengikuti pasar juara se-Jabar,” ujar Kepala UPTD Pasar Induk Cianjur, Tri Wibowo.

BACA JUGA : Hebat! Pasar Cipanas Dapat Sertifikat SNI

Pria yang biasa disapa Doni ini pun mengungkapkan, kegiatan Opsih memag sudah dilakukan sejak lama. Sehingga bukan hanya menjelang even pasar se-Jabar saja.

“Karena ada tujuan mau menjadikan Pasar Induk Cianjur ditargetkan menjadi pasar juara, makannya dioptimalkan lagi,” terangnya.

Ia berharap, apa yang dicita-citakan PIC pada 2021 bisa menjadi juara. Setelah menjadi juara PIC lebih meningkatkan dan menerapkan program sesuai SNI.

Sementara itu, Bendahara K5 PIC, Yuli Yulianti menjelaskan, untuk kegiatan Opsih dilakukan bersama dengan tim kebersihan dan pengurus pasar.

“Rabu Opsih, biasanya yang dibersihkan got-got dan semua sampah, yang lebih rutin di Blok E, karena tempat sayuran. Kalau Opsih hanya kebersihan dan pengurus yang melaksanakannya.

Untuk Jumsih terdiri dari Keamanan, kebersihan semua turun, gabungan, termasuk kepala pasar pun ikut turun,” ungkapnya.

BACA JUGA : Soal Surat Bebas Covid-19 di Cianjur, Ini Kata PHRI

Lanjutnya, Opsih dan Jumsih di PIC diadakan bertujuan untuk menyadarkan masyarakat bahwa kebersihan itu penting, karena sebagian dari iman dan untuk kesehatan semua. Sementara, untuk protokol kesehatan di PIC sudah lengkap dan pedagang maupun pengunjung diwajibkan melaksanakan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

“Kami di sini (PIC, red) sudah ada untuk cuci tangan, masker rutin ada dari dinas dan puskesmas setempat, ada acara bagi bagi masker ke pedagang, pengunjung, sopir angkot dan ojek online (Ojol),” tutupnya. (kim)