Batasi Wisatawan, Bakal Ada Penyekatan di Jalur Puncak

Jalur Puncak

RADARCIANJUR.com – Bupati Bogor Ade Yasin akan menyekat jalur menuju Puncak mulai Rabu ( 23/12/2020) hingga awal Januari 2021.

Penyekatan itu dilakukan untuk membatasi wisatawan yang datang ke Puncak saat libur Natal dan Tahun Baru.

Namun, pantauan radarbogor.id Rabu (23/12/2020) pukul 12.00 WIB, sejumlah wisatawan melenggang masuk menuju kawasan Puncak.

Tidak nampak adanya penyekatan baik yang dilakukan oleh petugas kepolisian, Satpol PP ataupun Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor.

Nampak wisatawan yang hendak menghabiskan masa libur Natal 2020 bebas menuju kawasan Puncak.

Di Simpang Gadog misalnya, arus lalulintas terpantau lancar. Tidak ada pemeriksaan kendaraan. Sejumlah kendaraan plat B langsung tancap gas ke kawasan Puncak.

Sementara itu, kondisi sejumlah rest Area SPBU nampak kendaraan mengantri mengisi bahan bakar.

“Iya tadi gak ada pemberhentian. Lancar-lancar saja. Gak ada pemeriksaan surat rapid test. Padahal ini sudah bawa,” ujar Muhajirin Syamsudin (45) wisatawan asal Jakarta saat ditemui radarbogor.id (Grup Radar Cianjur) di area SPBU Megamendung Rabu (23/12/2020).

Hal senada dikatakan oleh Syaefulloh (29). Menurutnya tidak ada pemeriksaan surat Rapid Test antigen saat dirinya masuk kawasan Puncak.

“Gak ada. Tadi pagi adanya cuman operasi yustisi saja. Yang gak pakai masker yang diberhentikan,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Bogor Ade Yasin Munawaroh menuturkan akan dilakukan penyekatan wisatawan yang hendak menuju kawasan Puncak mulai Rabu (23/12/2020).

“Mungkin ada nanti penyekatan-penyekatan kita lakukan,” tuturnya.

Bupati Bogor Ade Yasin Munawaroh juga menjelaskan, pemeriksaan-pemeriksan akan dilakukan di hotel atau tempat wisata.

“Banyak pintu-pintu (jalan masuk Puncak) kita kan banyak, enggak mungkin juga untuk diantisipasi semua. Pemeriksaan akan di hotel atau tempat wisata,” tukasnya. (all)