Polres Cianjur akan Bubarkan Perayaan Tahun Baru

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai

CIANJUR – Kapolres Cianjur AKBP Muhamad Rifai memberikan peringatan tegas kepada warga yang nekad melakukan kegiatan penyambutan Tahun Baru 2021.

Pasalnya, Polres Cianjur memastikan akan melukukan pembubaran langsung dan melakuka tindakan tegas.

Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk melakukan penyekatan di sejumlah tapal batas, terutama yang dari arah Jakarta, yaitu di kawasan Puncak, Cipanas,” ungkap Rifai.

Tidak hanya penyekatan, para wisatawan atau pendatang yang masuk ke wilayah Cianjur akan di lakukan pemeriksaan test antigen atau PCR.

“Sedikitnya 50 personel gabungan TNI-Polri juga akan kami siagakan di setiap lokasi wisata, sehingga keamanan masyarakat terjamin,” ungkapnya.

Selain itu, patroli skala besar juga akan terus dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.

“Ini sebagai antisipasi segala macam potensi kerawanan selama Natal sampai Tahun Baru 2021,” jelasnya.

Di sisi lain, menurut data yang terhimpun dari Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur, saat ini perkembangan kasus Covid-19 sudah mencapai 1.095 orang yang terkonfirmasi positif.

Menghadapi libur panjang, pemerintah setempat juga memberlakukan pengetatan di sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian.

Salah satu antisipasi yang dilakukan adalah dengan gencar memberikan imbauan terkait protokol kesehatan 3M.

Selain itu, juga menerapkan rapid test kepada pengunjung tempat-tempat wisata di Kabupaten Cianjur.

Bukan hanya di lokasi dan destinasi wisata, hal serupa juga dilakukan di wilayah perbatasan.

Jika ditemukan yang reaktif, maka yang bersangkutan diminta untuk kembali, dilarang masuk ke Cianjur.

Reporter: Dede Ginanjar/FJPP