Wisatawan dan Pengelola Wisata di Cianjur harus Patuh 3M

Sekertaris Disparpora Kabupaten Cianjur Enung Sri Hayati.

CIANJUR – Memasuki libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020, wisatawan dan pengelola tempat-tempat dan obyek wisata di Kabupaten Cianjur harus displin menerapkan protokol kesehatan ketat.

Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran dan penularan Covid-19.

Demikian disampaikan Sekertaris Disparpora Kabupaten Cianjur Enung Sri Hayati.

“Buat semua, pengunjung juga pengelola, kita jangan abai, jangan merasa senang tidak ada Covid, padahal lagi banyak kembali (naik),” ingatnya.

Sampai saat ini, hanya satu cara pencegahan yang bisa dialakuan, yakni dengan menerapkan 3M.

“Selalu menerapkan protokol kesehatan. memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak. Kita harus waspada,” tegasnya.

Enung mengingatkan, sampai saat ini belum ada tanda-tanda menunjukkan penurunan grafik penularan corona.

“Kami himbau jaga kesehatan, daya tahan tubuh ditingkatkan, kita selalu makan vitamin dan berolahraga,” pesan dia.

Enung menuturkan, sejumlah lokasi wisata di Cianjur sempat tutup selama lebih dari tiga bulan karena pandemi Covid-19.

Saat ini, sudah dibuka kembali namun dengan syarat dapat memenuhi protokol kesehatan yang ditetapkan.

Di antaranya, menyediakan tempat cuci tangan, pengecek suhu tubuh, hingga membentuk tim satgas intern.

Tim satgas tersebut nantinya bertugas untuk memberikan himbauan kepada pengunjung untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Pertama menyediakan pengukur suhu, antrian harus menggunakan garis pembatas minimal satu-satu setengah meter, tempat cuci tangan, tidak hanya saat masuk tapi di lokasi destinasi,” paparnya.

“Mereka juga harus memberikan pernyataan kepada kita siap untuk melaksanakan protokol kesehatan juga membentuk tim satgas intern, yang tugasnya memberikan himbauan, melakukan pemantauan,” tandasnya.

Reporter: Cepri Ramdan/RadarCianjur.com/FJPP