Bisa kok Liburan ke Cianjur, tapi Harus Punya Surat Bebas Covid-19

CHECK POINT: Sejumlah warga yang akan melintas jalur perbatasan Cianjur-Bogor diperiksa petugas hingga melakukan rapid tes Covid-19 di Seger Alam Puncak. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

CIANJUR – Momen libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021 selalu dimanfaatkan warga untuk berwisata. Salah satu tujuan wisata yang dipilih adalah kawasan Puncak Kabupaten Cianjur.

Lokasi ini dipilih karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Jabodetabek.

Selain itu, ongkos yang murah juga jadi pertimbangan lain para wisatawan.

Akan tetapi, di tengah naiknya kasus penambahan Covid-19, kini diberlakukan pengetatan.

Hal itu dilakukan demi mencegah penyebaran dan penularan virus asal Kota Wuhan itu.

Salah satu yang langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan pengecekan kepada para wisatawan yang datang dari luar Cianjur.

“Jadi kita lakukan pemeriksaan kepada para pengunjung, khususnya yang datang dari luar kota,” ujarnya, Minggu (27/12).

Kendati demikian, pihaknya menegaskan bahwa hal ini bukan berarti ada pelarangan bagi wisatawan untuk berwisata di Cianjur.

“Tapi harus memiliki surat khusus bebas dari covid-19 seperi surat keterangan negatif hasil rapid test antigen,” jelasnya.

Untuk pengendara yang tidak memiliki surat keterangan bebas dari covid-19 akan diputarbalikkan dan diimbau untuk kembali ke wilayahnya masing-masing.

Langkah tegas itu diambil agar kawasan wisata Puncak tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Hal itu menilik pada data Satgas Covid-19 dimana pasca libur panjang, diiringi dengan kenaikan jumlah kasus baru.

Sementara itu untuk masyarakat yang dari luar cianjur yang memiliki urusan yang sangat penting, Polres Cianjur beserta gugus tugas telah menyiapkan fasilitas rapid tes antigen gratis.

“Jadi untuk rapid tes antigen disini kita nilai dulu kepentingannya, kalo misalkan sangat urgen kami telah menyediakan fasilitas rapid tes antigen,” pungkasnya.

Reporter: Cepri Ramdan/RadarCianjur.com/FJPP