Hindari Razia, Begini Kondisi Jalur Alternatif Menuju Puncak

Pertigaan Bendungan jalur alternatif menuju Puncak. ARIFAL/RADAR BOGOR

RADARCIANJUR.com – Petugas Gabungan masih melakukan penyekatan kendaraan wisatawan yang akan menuju kawasan Puncak, Jumat (25/12/2020). Mereka yang tak membawa hasil tes rapid antigen diminta untuk putar balik.

Namun tidak sedikit mereka yang yang diputar balik, tetap melanjutkan perjalan liburan Natalnya ke kawasan Puncak.

Mereka menggunakan jalur alternatif. Seperti diketahui, ada banyak jalur alternatif yang bisa dilalui oleh wisatawan.

universitas pakuan unpak
Seperti melintasi Jalan Bendungan menuju Megamendung dan berkhir di pertigaan depan Megamendung.

Lalu melanjutkan menuju Jalur Pasir Angin dan bermuara di pertigaan Masjid Megamendung.

Atau bisa dimulai dari Bendungan, langsung menuju ke arah Cisarua. Tepatnya di pertigaan depan Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Atau bisa juga, langsung kearah Taman Safari Indonesia. Ada banyak jalan menuju kawasan Puncak. Dengan catatan kondisi jalan yang beragam. Ada yang sempit juga ada jalan rusak.

Namum resikonya adalah banyaknya pungutan. Khususnya jalan yang langsung tembus ke Cisarua. radarbogor.id mencatat sedkitinya ada 13 titik pungutan.

Untuk pungutannya, mulai dari Rp2000 hingga Rp5.000 per sekali lewat. Jadi bisa disiapkan recehan Rp100.000 dalam pecahan Rp2000 dan Rp.5000.

Sementara itu pantauan radarbogor.id, sekitar pukul 10.00 WIB, terlihat jalanan sekitar jalur alternatif Puncak mulai ramai.

Sedangkan mereka yang memilih jalur alternatif lantaran sudah terlanjur memesan vila di kawasan Puncak.

“Sudah terlanjur pesan vila. Jadi lewat jalur belakang,” ujar Eka Pratama saat ditemui radar Bogor tengah beristirahat di jalan alternatif Megamendung Jumat (25/12/2020).

Sebelumnya Bupati Bogor Ade Yasin Munawaroh menuturkan banyak jalan menuju kawasan Puncak. Oleh karena itu, akan ada pengecekan oleh Satpol PP di tempat-tempat wisata dan penginapan.

“Iya, kan ke Puncak itu banyak pintu. Tidak hanya satu. Jadi kita juga akan lakukan pengecekan di tempat-tempat wisata dan penginapan,” tukasnya. (all/radarbogor)