Libur Panjang, Dinkes Cianjur Siapkan 1.000 Rapid Test

CHECK POINT: Sejumlah warga yang akan melintas jalur perbatasan Cianjur-Bogor diperiksa petugas hingga melakukan rapid tes Covid-19 di Seger Alam Puncak. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

CIANJUR – Di momen libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021, Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Pasalnya, kawasan Puncak Cianjur menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan asal luar daerah.

Dipilihnya kawasan pegunungan itu lantaran jaraknya yang tak terlalu jauh dari jabodetabek.

Selain itu, murahnya ongkos juga jadi pertimbangan lainnya.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur telah menyiakpan setidaknya 1.000 alat rapid test yang disebar di sejumlah titik kawasan wisata.

Langkah ini diharapkan bisa mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

Selain itu, Pemkab Cianjur juga telah menerapkan pembatasan kunjungan wisatawan.

Hal ini didasarkan pada imbauan Satgas Covid-19 dan Gubernur Jabar.

“Karena memang masih terbatas, jadi kita baru mampu menyiapkan sekitar 1000 alat rapid yang disebar di sejumlah titik,” kata dia.

Untuk itu, pihaknya juga sudah menyebar petugas di sejumlah titik di kawasan obyek wisata.

“Selain melakukan pengecekan surat bebas Covid-19, juga untuk melakukan langkah antisipasi lainnya,” terangnya.

Terpisah, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Hendri Prasetiahdy mengatakan, pihaknya juga melakukan edukasi kepada para pengendara yang memasuki Cianjur.

“Kita utamakan yang diperbolehkan masuk itu mereka yang memiliki surat keterangan hasil rapid atau swab negatif,” terangnya.

Jika tidak memiliki surat keterangan dimaksud, pihaknya baru akan melakukan rapid test antigen.

“Itu juga yang bersangkutan memang mendesak masuk ke Cianjur, dan itu berbayar sesuai ketentuan,” sambung Kepala Satpol PP Cianjur ini.

Hendri berharap, langkah antisipasi ini bisa menekan penyebaran Covid-19.

“Tetap terapkan protokol kesehatan dengan 3M,” imbaunya.

Reporter: Dede Ginanjar/FJPP