Sampah Libur Nataru di Tengah Pandemi Terbilang Normal

ANGKUT: Petugas kebersihan bersama tim dari Dinas Lingkungan Hidup Cianjur tengah menangani sampah yang akan dibawa ke TPA. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pasca libur Natal 2020 dan jelang tahun baru 2021 di tengah pandemi Covid-19, volume sampah khususnya di wilayah Cipanas tak ada kenaikan ataupun penurunan secara drastis.

Bahkan bisa terbilang normal, karena tim kebersihan Cipanas mencatat, perharinya itu volume sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cianjur, mencapai sekitar 21 ton.

Koordinator Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) Kecamatan Cipanas, Dede Ichsan mengungkap, untuk kondisi sampah wilayah Kecamatan Cipanas dari libur natal kemarin hingga saat ini masih terpantau normal.

Hal tersebut menurutnya, karena wisatawan dari luar Cianjur yang biasa menghabiskan libur panjangnya itu di Kota Dollar ini, kini harus dilakukan pembatasan karena antisipasi penyebaran Covid-19.

“Hingga hari ini belum ada kenaikan ataupun penurunan volume sampah, masih di tahap normal/standar. Karena mungkin tak begitu ramai juga wisatawan yang datang ke Cipanas Cianjur ini,” kata Dede saat dikonfirmasi radarcianjur.com, Senin (28/12/2020).

Ia menduga, kemungkinan adanya peningkatan itu justru di libur akhir tahun atau jelang Tahun baru 2021 sebentar lagi.

“Kemungkinan mulai ada peningkatan itu justru di libur tahun baru. Tapi itupun masih prediksi kami di sini. Kecuali sampah drainase di saat hujan deras dan banjir, pasti cukup banyak,” kata dia.

Kendati begitu, Kang Ading, begitu ia sering disapa menyebut, penanganan sampah khususnya di wilayah yang kerap dikunjungi wisatawan ini tetap harus ditingkatkan. Terlebih dengan curah hujan yang sedang mencapai puncaknya. Karea itu pihaknya mengimbau masing-masing desa agar lebih sigap dalam penanganan sampah.

“Apalagi di musim hujan seperti ini, banjir dimana-mana. Salah satunya dari sampah yang dibuang sembarangan. Sehingga mengakibatkan drainase atau gorong-gorong terhambat,” ingatnya.

Selain itu, ntuk penambahan personel pun, Ading menambahkan, tak akan begitu banyak. Hanya beberapa orang saja dari tim kebersihan sampah Cipanas yang tetap diterjunkan untuk pengamanan sampah.

“Kalau memang diperlukan, bisa saja ada penambahan, atau semacam personil dadakan. Itupun paling hanya beberapa hari saja dipekerjakan,” pungkasnya. (dan)