Endang Setyawati Thohari Tebar Benih Udang Vaname di Cidaun

DUKUNG produksi udang nasional. Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra DR.Ir.Hj. Endang Setyawati Thohari DESS, M.Sc, melakukan penebaran benih udang vaname di klaster tambak udang, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun Cianjur. Foto : Fadilah Munajat / Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Upaya mendukung produksi udang nasional. Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra DR.Ir.Hj. Endang Setyawati Thohari DESS, M.Sc, melakukan penebaran benih udang vaname di klaster tambak udang, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.

Endang mengatakan, klaster tambak udang yang telah dibangun di Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun ini merupakan salah satu program utama dari Kementrian Kelautan dan Perikananan, sebagai pendukung pencapaian target pencapaian nilai ekspor udang nasional sebesar 250 persen hingga tahun 2024.

Program ini merupakan amanat yang diberikan oleh dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada KKP untuk dapat mengoptimalkan perikanan budidaya, khususnya untuk komoditas udang sebagai produk ekspor dengan nilai terbesar untuk meningkatkan nilai devisa negara melalui sektor perikanan budidaya.

KKP telah menetapkan lima lokasi percontohan model klaster kawasan tambak udang berkelanjutan nasional yakni di Kabupaten Aceh Timur, Lampung Selatan, Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah dan Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah serta di Kabupaten Cianjur untuk wilayah Jawa Barat.

“Untuk pencapaian target membutuhkan keseriusan dan komitmen bersama dari semua elemen untuk kemajuan perikanan budidaya khususnya di daerah Cianjur,” kata Endang (28/12/2020).

Endang mengatakan, benih udang yang ditebar di areal percontohan klaster tambak udang, Desa Kertajadi sebanyak 1,5 juta ekor dengan estimasi panen 28 ton, dengan kisaran harga Rp70 ribu hingga Rp80 ribu perkilo.

Potensi budidaya udang ini memberikan harapan kepada masyarakat sekitar karena untuk pembeli hasil panen udang tidak perlu khawatir karena langsung diserap oleh mitra serta penjualan ke Cirebon, Indramayu serta Jakarta.

“Masa pemeliharaan 100 hari dengan menyerap 45 orang pekerja sebagai penggarap tambak,” ujar Endang.

Endang mengatakan, rencananya di Kecamatan Cidaun akan dikembangkan lebih dari 50 hektar tambak udang yang tersebar di beberapa titik.

“Sebagai Anggota DPR RI Komisi IV yang menangani sektor pangan dengan salah satu mitra kerjanya Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dirjen Perikanan Budidaya KKP RI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur yang telah melakukan koordinasi dan kerjasama yang optimal, untuk mewujudkan serta merealisasikan program model klaster tambak udang berkelanjutan di Kecamatan Cidaun ini, untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Cianjur,” pungkasnya. (dil)