Korban Tenggelam Tidak Ditemukan, Tim SAR Gabungan Ditutup

BERUPAYA PENUH: Tim SAR Gabungan telah melakukan upaya pencarian korban tenggelam selama tujuh hari. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com- Sepekan lebih pencarian warga Kampung Mekarmulya Rt001 Rw002 Desa Mulyasari Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur yang terbawa arus sungai Cibuni tidak menemukan titik terang.

Hingga pencarian terakhir pada Kamis (31/12) pukul 15.00 WIB, Tim SAR gabungan telah menyusuri aliran sungai hingga Legok Nyenang. Pencarian dengan menerobos jalur terjal dan diperparah dengan cuaca yang ekstrem pun menyulitkan pencarian korban.

Bahkan, informasi kejadian korban pun turut menyulitkan tim SAR saat melakukan tugasnya.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, pada pukul 15.30 WIB, berdasarkan hasil evaluasi seluruh Tim SAR Gab serta kesepakatan dengan keluarga korban bahwa pencarian telah dilakukan secara maksimal selama tujuh hari sesuai SOP yang ada namun blm ditemukan tanda tanda penemuan korban.

“Maka pelaksanaan Ops SAR ditutup, dilanjutkan dengan pemantauan. Seluruh unsur SAR kembali ke kesatuan masing-masing,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, korban bernama Enuk (30) l diduga tenggelam di Sungai Cibuni Kabupaten Cianjur saat sedang memancing.

Adapun Unsur SAR Gabungan yang terlibat yaitu Basarnas Bandung, Koramil Agrabinta, Polsek agrabinta, BPBD Cianjur, Damkar Sindangbarang, Rapi Cianjur, Retana Cianjur, Tagana Cianjur, Jagabala, BFN Cianjur, Pramuka Cianjur dan Orari Cianjur.

“Kita semua yang tergabung dalam pencarian sudah melakukan tugas sesuai SOP dan upaya sepenuhnya dengan berbagai rintangan di lokasi pencarian. Saat ini kita tutup operasi pencarian,” jelasnya. (kim)