Penghuni Kontrakan di Rancagoong Ditemukan Bersimbah Darah

GARIS POLISI : TKP pembunuhan di sebuah kosan di Kampung Rancagoong, Desa Rancagoong, Kecamatan Warungkondang Cianjur, Minggu (03/1). Foto : Fadil/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Penghuni kontrakan ditemukan bersimbah darah di Kampung Rancagoong, Desa Rancagoong, Kecamatan Warungkondang Cianjur, Minggu (03/1).
Dua orang korban yang diketahui berinisial SN (20) meninggal dunia dan KS (20) mengalami luka-luka ditemukan berlumur darah oleh pemilik tempat kontrakan IM sekitar pukul 18.30 Wib.

“Saya ke sana (kamar kos,red) untuk nagih uang kosan, saat saya kesana mereka sudah berlumuran darah,” ujarnya.

Menurutnya, KS baru menghuni kosan selama tiga hari dan baru bayar uang kosan sebesar Rp100 ribu, dan rencananya ia akan melunasi kosan pada hari ini (Minggu,red).

“Dulu enam bulan kos di tempat saya yang di bawah, setelah lama tak ketemu kemarin SN datang lagi ingin kos di tempat saya, dan saya kasih kosan yang ini,” ungkapnya.
Sementara itu, SN diketahui merupakan karyawan koperasi simpan pinjam di Perumahan Bumi Mas, Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku.

Pemilik Koperasi Simpan Pinjam Iyas Sagala (40) mengatakan, ia baru mengetahui keberadaan SN setelah ada kabar meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. “Dalam tiga hari ini saya tak ada komunikasi dengan SN, dan tadi saya dapat kabar bahwa SN meninggal dunia,” katanya.

Menurutnya, pihak perusahaan melarang karyawanya untuk tinggal di tempat kos, mereka diwajibkan untuk tinggal di kantor. “Mungkin karena tiga hari ini libur, dia tinggal bersama pacarnya di tempat kos,” ujarnya.

Menurut Iyas, SN dikenal sebagai orang baik dan tidak pernah bercerita ada masalah dengan siapapun. “Selama bekerja dia baik tidak pernah ganggu uang perusahaan, dia orangnya terbuka, dan tak pernah mengeluh ada masalah,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Kepolisian Polres Cianjur, terkait hasil penyelidikan sementara di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).(dil)