PTM di Cianjur Masih Belum Dilaksanakan. Murid Kembali Lakukan PJJ

Ilustrasi pembelajaran jarak jauh (daring)

RADARCIANJUR.com– Melalui Surat Edaran Bupati Cianjur dengan Nomor 420/0053/Disduk mengenai Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menunda digelarnya PTM dan tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.

Hal tersebut menanggapi Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri dengan Nomor 04/KB/2020, Nomor 737 Tahun 2020, Nomor Hk 01.06/Menkes/7093/2020, Nomor 420-397 Tahun 2020 tanggal 20 November tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 dan tahun akademi 2020/2021 pada masa pandemi Covid-19.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman pun dengan tegas menyatakan tidak memperbolehkan PTM digelar.

“Bukan sanksi yang akan diberikan, tapi ditegur jangan sampai membuat klaster baru untuk anak-anak seklah karena rentan terhadap Covid-19,” ujarnya.

Orang nomor satu di Cianjur ini pun menjelaskan, ia tidak mengizinkan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka karena saat ini kasus Covid-19 sedang meningkat di Kabupaten Cianjur.

“Kita lihat rumah sakit penuh, bumi Ciherang penuh. Banyak yang menyampaikan ke saya dari pakar Covid-19, Cianjur hati-hati kalau diibaratkan seperti gunung es di lautan yang munculnya 1500 (kasus) tapi di dalamnya banyak. karena kita lebih fokus pada kesehatan, karena anak-anak rentan terhadap Covid-19,” ungkapnya

Namun, jika situasi Covid-19 sudah membaik dan aman pihaknya akan segera mengambil tindakan.

“Karena banyak dorongan dari masyarakat Cianjur ingin anak-anaknya tatap muka, tapi yang jauh lebih penting adalah keselamatan,” tutupnya. (kim)