Misteri Pembunuhan Dua Sejoli di Kamar Kost Akhirnya Terungkap

RADARCIANJUR.com- Kasus pembunuhan yang menimpa sepasang kekasih yakni SB alias RN (25) dan KS (25) di kamar kosan yang beralamat Kampung Rancagoong Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku akhirnya terungkap. Tersangka merupakan salah satu penghuni kosan di dekat korban. Tersangka melakukan aksinya dikarenakan untuk mencuri barang-barang korban. Pasalnya, dirinya ingin mendapatkan harta benda korban yang diduga memiliki banyak uang.

 

Ketertarikan untuk melakukan aksi pencurian dengan kekerasan tersebut melihat korban sebagai karyawan di salah satu koperasi. Tersangka bernama Heri Permana alias Doleng alias Eeng (18) warga Kampung Nagrog Rt02 Rw04 Desa Sindang Jaya Kecamatan Gunung Halu Kabupaten Bandung Barat.

 

“Tersangka itu oknum genk motor. Setelah melakukan aksinya, dia kembali ke kamar, karena masih rame. Menunggu agak sepi, baru mengambil motor dan pakaiannya lalu kabur,” ujar Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Anton.

 

Lanjutnya, tersangka melakukan tersebut dengan menggunakan batu yang diambil di depan kosan. Pasalnya, tersangka sudah mengantisipasi jika korban sampai melawan atau terbangun. Tersangka yang akan mengambil barang korban, memang sudah direncanakan. Tersangka naik ke atap kamar kost milik korban yang tembus ke atas kamar korban pada Minggu (8/1) pukul 9.30 WIB. Kemudian turun melalui lubang atap kamar kost korban. Ketika tersangka mengambil barang-barang tersebut, korban menyadari kehadiran tersangka. Melihat korbannya terbangun, tersangka langsung memukul korban dengan menggunakan batu. Sementara kekasih KS (24) yakni SB alias RN (25), dihabisi saat tengah terlelap tidur.

 

Setelah dirasa aman, tersangka melarikan diri sekitar pukul 16.30 WIB ke Kampung Nagrog Rt02 Rw04 Desa Sindang Jaya Kecamatan Gunung Halu Kabupaten Bandung Barat.

 

“Tersangka melarikan diri ke hutan di daerah Gunung Halu dan motor korban dikubur untuk menghilangkan barang bukti dari kejaran pihak kepolisian,” paparnya.

 

Barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian yakni dua unit ponsel, satu tas warna hitam, satu unit dompet, batu dan beberapa potong pakaian korban. Tersangka diganjar Pasal 338 jo 351, 365 dengan ancaman hukuman 15 tahun.

 

“Sementara ini masih kami lakukan pendalaman untuk kasus ini,” tutupnya.

(kim)