70 Persen Bidang Tanah di Cianjur Belum Terdata?

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Luasnya tanah di Kabupaten Cianjur ternyata belum sepenuhnya terdata di Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN). Pasalnya, data tanah yang kurang lebih satu juta bidang tanah tersebut hangus pasca kejadian kebakaran di Kantor ATR/ BPN pada tanggal 6 Mei 2009.

Sehingga saat ini, pihak ATR/ BPN masih berupaya melakukan pendataan serta sertifikasi terhadap tanah yang belum terdata yakni sebesar 70 persen dari luas bidang tanah tersebut.

“Tanah sudah terdaftar dan sudah terpetakan kurang lebih 25 persen, tapi kemungkinan lebih. Karena pada tahun 2009 kantor ATR/BPN terbakar, data tersebut masih berupa manual,” ujar Kepala ATR/ BPN Cianjur, Anthony Tarigan.

Pihaknya pun masih terus berupaya agar seluruh bidang tanah di Kabupaten Cianjur bisa terdaftar dengan meminta sertifikat tanah dari masyarakat untuk nantinya dilakukan pemulihan data. Selain itu, akan ada peninjauan ke lokasi bidang tanah tersebut untuk memastikan dan sesuai dengan sertifikat.

“Langkah yang dilakukan ATR/ BPN melakukan pemulihan data dengan memfoto copy sertifikat dari masyarakat lalu ditinjau ke lapangan,” ungkapnya. (kim)