Sinyal Pesawat Sriwijaya Air Ditemukan, Kopaska Sudah di Lokasi

Dokumen foto Pesawat Sriwijaya Air. (Rezky Purwono/Antara)

RADARCIANJUR.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan, pihaknya telah menemukan sinyal dari bangkai pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) kemarin.

Sinyal itu ditemukan setelah TNI mengerahkan KRI Rigel ke lokasi. Setelah mendapatkan sinyal, kata Hadi, TNI segera menerjunkan Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk mencari para korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air. Baca Juga:

“Dari hasil pemantauan bahwa diduga kuat dan sesuai dengan koordinat yang diberikan, dari kontak terakhir adanya sinyal dari pesawat tersebut dan segera diturunkan penyelam dari Kopaska,” kata Hadi ditemui di Posko Terpadu JICT 2, Jakarta Minggu (10/1).

BACA JUGA : Tim SAR Fokus Pencarian Black Box Sriwijaya Air SJ 182

Selain mengerahkan Kopaska, kata Hadi, TNI menerjunkan pesawat udara termasuk kapal guna melakukan pencarian pesawat. Diharapkan pencarian bisa berjalan maksimal.
“Mudah-mudahan apa yang sudah kami ketahui ini segera kami tindaklanjuti. Semuanya akan kami koordinasikan terus di bawah pimpinan Kabasarnas untuk melaksanakan evakuasi korban SJ182,” kata Hadi.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJY-182 dinyatakan hilang kontak, Sabtu (9/1) sore. Dalam aplikasi flightradar24 tertulis, status pesawat tidak diketahui.

Masih dalam aplikasi flightradar24, pesawat tertulis terbang dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 14.36 WIB. Pesawat dijadwalkan tiba sekitar pukul 15.15 WIB di Pontianak.

Mengacu catatan terbang di flightradar24, pesawat tak terpantau setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Tepatnya ketika berada di atas perairan Kepulauan Seribu.

Masih mengacu catatan terbang di flightradar24, pesawat sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki di perairan Kepulauan Seribu. Ketika itu, kecepatan pesawat tercatat 287 knots. Namun, kecepatan pesawat menurun setelah mencapai ketinggian 10.900 kaki. Tercatat, kecepatan pesawat menurun ke 224 knots saat ketinggian 8.950 kaki.

Tidak lama kemudian, kecepatan pesawat SJ-182 terus menurun ke 115 knots dengan ketinggian 5.400 kaki. Berselang setelah itu, ketinggian pesawat langsung turun hingga 250 kaki. (ast/jpnn)