GP Ansor Cianjur Minta Pemda Prioritaskan Vaksin Covid-19 Gratis Bagi Pesantren

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Cianjur Ariful Kholik meminta, Pemerintah daerah (Pemda) agar warga pondok pesantren menjadi salah satu prioritas untuk mendapatkan vaksinasi pencegahan Covid-19 secara gratis.

“Saya rasa sangat perlu pesantren itu menjadi salah satu yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi gratis,” imbuhnya saat dihubungi via sambungan telepon, beberapa waktu lalu.

Gus Arif, begitu sapaan akrabnya menjelaskan, alasan vaksinasi gratis untuk kalangan pesantren perlu diprioritaskan sebab klaster pesantren memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi.

Ia mencontohkan, selama masa pandemi Covid-19 ini, di negara Indonesia telah banyak kehilangan lebih dari 200 Kyai dan Nyai pengurus pesantren. Meski hal itu pun tidak semuanya akibat terkonfirmasi virus Covid-19.

“Angka kematian itu lebih tinggi dibandingkan jumlah pada tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

Lebih lanjut Gus Arif mengatakan, vaksinasi sebaiknya diprioritaskan bagi kalangan yang menuntut interaksi lebih intens.

“Jadi seperti dokter, para medis, dosen, guru, termasuk para ustadz dan santri pesantren jika proses pembelajaran sudah akan dilakukan secara tatap muka langsung, maka hal itu harus menjadi perhatian serius juga,” tuturnya.

“Saya coba komunikasi dengan dinas terkait, apakah pondok pesantren diprioritaskan untuk vaksinasi ini atau tidak,” sambungnya.

Terlepas dari vaksinasi, Gus Arif menilai yang dibutuhkan kalangan pondok pesantren juga adalah penyediaan fasilitas untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Ini juga sangat penting. Karena pemenuhan masker, hand sanitizer, dan disinfektan bagi persantren juga begitu dibutuhkan,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat agar tak takut dan khawatir terhadap program vaksinasi Covid-19 yang digalakkan oleh pemerintah. Pasalnya, sudah dikeluarkan fatwa MUI terkait kehalalan dan kesuciannya serta izin BPOM kaitan keamanannya. (dan)