‘Si Rosa’ yang Jadi Buruan Warga Binaan Lapas Cianjur

ENAK: Roti santri (Rosa) hasil keterampilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tidak kalah enak dengan roti yang ada di luar. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Klas II B Cianjur saat ini mendapatkan kenikmatan terbaru. Bahkan menjadi primadona para WBP yang berjumlah kurang lebih 800 orang. Rosa menjadi kenikmatan bagi semua WBP. Tapi Rosa tersebut bukanlah nama perempuan, ternyata roti santri.

Sudah dua bulan beroperasi semenjak awal Desember 2020, kini sering menjadi buruan setiap WBP dikala lapar. Tak mahal. Cukup dengan Rp5 ribu saja, setiap WBP bisa menikmati lembutnya roti khas dari dalam lapas. Berbagai rasa disajikan dari mulai pandan, keju, moka, sosis dan abon.

Staf Bimker Lapas Klas II B Cianjur sekaligus penanggungjawab produksi Rosa, Iyan Januar mengatakan, keberadaan pembuatan roti ini diperuntukan mengasah keterampilan para WBP.

“Ini sebagai langkah untuk mengasah keterampilan WBP, sehingga nanti setelah bebas bisa memiliki unit usaha sendiri,” ujarnya.

Dalam sehari, di ruangan berukuran sekitar 4×8 meter ini bisa menghasilkan 200 roti dan laris diserbu para WBP. Tak menutup kemungkinan jika kedepannya roti ini bisa dipesan oleh masyarakat umum.

“Bisa saja, tapi saat ini kan masih dalam lingkup Lapas Cianjur saja,” ungkapnya. (kim)