June & Kopi Tayang 28 Januari, Kisah Bersama Sahabat Bulu

ALTERNATIF TONTONAN: Acha Septriasa dan Ryan Delon dalam film tentang persahabatan mereka dengan anjing, June & Kopi. (Netflix)

Radarcianjur.com – Kalau sudah bosan dengan film yang mengangkat hubungan sesama manusia, barangkali June & Kopi bisa jadi semacam angin segar. Film karya Noviandra Santosa yang dirilis di Netflix pada 28 Januari mendatang itu akan mengeksplorasi cerita hubungan manusia dengan hewan. Yakni, anjing jalanan yang diselamatkan sepasang suami-istri.

June & Kopi berkisah tentang dua anjing yang menjadi bagian dari keluarga Aya (Acha Septriasa) dan Ale (Ryan Delon). Bagi Aya dan Ale, dua sahabat bulu mereka lebih dari sekadar peliharaan. Mereka adalah penyemangat dan penjaga. Terlebih ketika Aya dan Ale menyambut kelahiran anak mereka.

Sebenarnya, dulu pernah ada film bertema persahabatan manusia dan hewan di Indonesia. Yakni, Boni & Nancy (1974). Dengan perilisannya, June & Kopi diharapkan bisa memberi warna baru sekaligus pengobat rindu akan film bertema hubungan manusia dan hewan.

Baca Juga : Vaksinasi di Pendopo Cianjur, Unsur Influencer Diwakilkan oleh Atep

Dalam jumpa pers kemarin siang (25/1), Novia menjelaskan bahwa June & Kopi terinspirasi pengalaman pribadinya. ’’Saya pernah menyelamatkan dua anjing. Banyak banget anjing yang dibuang dan penting buat saya untuk dapetin anjing dari shelter,’’ jelasnya.

Pengalaman menyelamatkan dan memelihara anjing cukup membantu Novia dalam mengarahkan cast. Baik manusia maupun anjing. Segala jenis interaksi dengan anjing peliharaannya menjadi referensi Novia untuk mengarahkan June si anjing putih dan Kopi si anjing abu-abu.

’’Selain jadi sutradara, saya juga menjadi trainer buat mereka. Di sini hewan juga harus latihan sama pemain, nggak cuma sama trainer-nya,’’ papar Novia yang melatih para anjing setiap hari sekitar 8–10 jam selama 2–3 bulan.

Baca Juga : Parah! Oknum Pendamping PKH Korupsi Uang Bansos Ratusan Juta Rupiah

Acha yang berperan sebagai majikan June awalnya mengaku deg-degan. Dia cemas June tidak bisa akrab dengannya. Namun, kecemasan itu tidak terbukti. June –yang lebih banyak menghabiskan adegan bersamanya– disebut Acha sebagai anjing pintar yang cepat hafal lawan main serta adegan dan gestur arahan Novi.

Acha mencontohkan adegan ketika Aya mengganti popok anaknya dan June membuang popok ke tempat sampah. Ibu satu anak itu terkejut saat melihat June sudah hafal dan tahu blocking serta hal yang harus ia lakukan. ’’Tiap scene sudah dipersiapkan dengan baik. Kedekatan aku sama June juga terjalin baik, udah kayak peliharaan aku sendiri,’’ tutur Acha.

Di sisi lain, Ryan sudah tak kaku berakting dengan anjing. Ayah dua anak tersebut memelihara tujuh anjing di rumah sehingga tahu bagaimana berinteraksi dengan para sahabat bulu. ’’Apalagi, bagi kami, peliharaan itu nggak sebatas peliharaan, tapi juga keluarga. Jadi, saya related banget sama cerita film ini,’’ ucapnya.

Baca Juga : Lakukan PSBM di Sukaresmi, Petugas Gabungan Rapid Test Para Pengendara

Meski sudah memelihara tujuh anjing, Ryan tetap belajar dari awal ketika berakting dengan June dan Kopi. ’’Anjing itu sebenarnya nggak suka disapa lebih dulu. Ada proses dan treatment-nya biar bisa bonding sama mereka,’’ ujar Ryan.

Dengan adanya film persahabatan hewan dan manusia, Acha, Ryan, dan Novi berharap kesadaran publik –terlebih penghobi anjing– bisa terbentuk. Jangan sampai memelihara anjing hanya karena keinginan sesaat tanpa komitmen. ’’Hewan juga butuh respek di film ini. Semoga bisa memperkaya wawasan dan perfilman di Indonesia,’’ imbuh Novi.(jpg/len/c18/ayi)