Ayah Korban Pemerkosaan : Bunga Dikasih Air Dibungkus Plastik Hingga Pil

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Setelah hilang selama tiga hari Bunga (14) (nama samaran) gadis belia asal Desa Kertajadi, Kecamatan Haurwangi, yang diduga menjadi korban pemerkosaan, ditemukan dalam keadaan mabuk oleh warga Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung.

Orang tua Bunga, R (38) mengatakan, Bunga diketahui hilang oleh pihak keluarga pada pada Senin (25/1/2020) sekitar jam delapan dan ditemukan oleh warga Desa Jatisari pada Rabu (27/2/2020) dalam keadaan mabuk.

“Bunga kelihatan seperti orang yang lingliung, dan secara kebetulan di daerah itu ada sodara pak RW, yang mengenalinya,” kata R Senin (1/2/2020).

BACA JUGA : Hilang Tiga Hari, Gadis Asal Kertamukti Disekap Lalu Diperkosa

R mengatakan, berdasarkan keterangan Bunga, pada malam itu ia dijemput oleh seorang pria yang baru kenal di media sosial, dan ia oleh pria itu dibawa ke sebuah gubuk di daerah Desa Jatisari.

“Kata Bunga (nama samaran) di gubuk itu banya laki-laki, lalu ia dikasih air yang dibungkus oleh plastik, namun Bunga menolaknya, kemudian setelah itu Bunga dikasih pil berwarna kuning, setelah makan pill itu Bunga tidak sadar,” kata R.

Sementara itu, Kepala Desa Kertamukti Cepi Agustina, sebelum diketahui menjadi korban pemerkosaan, pihak keluarga korban sempat mencari Bunga yang hilang selama tiga hari.

“Berdasarkan penuturan korban, ia sempat disekap selama tiga hari di sebuah gubuk yang ada di Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung, oleh orang yang sempat berkomunikasi di media sosial,” kata Cepi Senin (1/2/2020).

Cepi mengatakan, saat ini korban didampingi aparat desa telah membuat laporan ke Mapolres Cianjur.

“Semoga saja pihak berwajib bisa secepatnya menangkap para pelaku,” kata Cepi.

Lanjut Cepi, dalam keseharianya korban bisa dikatakan sebagai gadis yang salehah, bahkan ia juga kerap mengajar ngaji kepada anak-anak yang dibawah umurnya. (dil)