Hilang Tiga Hari, Gadis Asal Kertamukti Disekap Lalu Diperkosa

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Bunga (14) (nama samaran), warga Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi menjadi korban pemerkosaan yang diduga dilakukan lebih dari satu orang.

Kepala Desa Kertamukti Cepi Agustina, sebelum diketahui menjadi korban pemerkosaan, pihak keluarga korban sempat mencari Bunga yang hilang selama tiga hari.

“Berdasarkan penuturan korban, ia sempat disekap selama tiga hari di sebuah gubuk yang ada di Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung, oleh orang yang sempat berkomunikasi di media sosial,” kata Cepi Senin (1/2/2020).

BACA JUGA : Niat Beli Gawai, Pedagang Ini Malah Disekap di Sawah

Cepi mengatakan sebelum melakukan aksinya, diduga pelaku memberikan obat kepada korban sehingga korban mabuk dan tidak sadar.

“Kemarin pas korban ditemukan, bila diajak ngobrol tidak nyambung, korban seperti mabuk, namun sekarang korban sudah bisa diajak bicara,” ujar Cepi.

Cepi mengatakan, saat ini korban didampingi aparat desa telah membuat laporan ke Mapolres Cianjur.

“Semoga saja pihak berwajib bisa secepatnya menangkap para pelaku,” kata Cepi.

Lanjut Cepi, dalam keseharianya korban bisa dikatakan sebagai gadis yang salehah, bahkan ia juga kerap mengajar ngaji kepada anak-anak yang dibawah umurnya. (dil)