Marak Kejahatan Jalanan di Cianjur, Ini Kata Kapolres Cianjur

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai

RADARCIANJUR.com – Banyaknya kejahatan jalanan yang diduga dilakukan gerombolan geng motor di Cianjur akhir-akhir ini, membuat Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai geram. Karena itu, ia memerintahkan anak buahnya agar tidak segan-segan menindak tegas pada pelaku yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Kami tak segan melakukan tindak tegas terukur bagi mereka (para pelaku kejahatan) yang dinilai meresahkan serta mengganggu keamanan masyarakat,” tegasnya, Senin (1/2).

Ia juga mengungkap, pihaknya pun sudah mengantongi sejumlah nama dari anggota gerombolan bermotor yang kerap meresahkan dan mengganggu situasi serta keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Cianjur.

“Berbagai upaya telah dilakukan kepolisian. Termasuk edukasi bagi mereka agar tidak kembali melakukan tindakan yang melanggar hukum. Jika memang terbukti, kami tak segan untuk memberikan tindakan tegas (terukur, red),” ujar Rifai.

Rifai menekankan, tidak ada ruang bagi para pelaku kejahatan yang melakukan aksinya di Cianjur. Apalagi jika sudah sangat mengganggu kamtibmas.

“Termasuk peristiwa yang terjadi di pelataran parkir minimarket Cigombong, Pacet. Identitas pelaku telah kami miliki. Segera kami tangkap,” tandasnya.

Berdasarkan catatan Radar Cianjur, aksi jalanan yang diduga dilakukan gerombolan bermotor mulai marak terjadi sejak akhir November 2020 lalu. Sejak saat ini, aksi saling serang dan membalas pun terjadi di sejumlah lokasi.

Terbaru, Minggu (31/1) kemarin dimana terjadi aksi saling serang dua kelompok di depan minimarket di Jalan Cigombong, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet.

Berdasarkan rekaman CCTV minimarket yang didapat Radar Cianjur, terlihat sejumlah remaja tengah berkumpul langsung berlarian setelah sekelompok remaja lainnya datang menyerang.

Salah seorang diantaranya yang tertinggal, langsung jadi sasaran beramai-ramai. Saksi mata di sekitar menyebutkan, saat itu kelompok penyerang terlihat membawa berbagai senjata tajam seperti golok, celurit dan samurai.

Dari kejadian ini, seorang remaja mengalami luka bacokan di bagian kepala belakang dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Cimacan.(dan)