Peternakan Ayam di Haurwangi Diwarning Satpol PP

DIBERI KESEMPATAN: Satpol PP Kabupaten Cianjur memberikan peringatan keras kepada sebuah peternakan ayam pedaging di Kecamatan Haurwangi. Foto: Fadilah Munajat/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com -Diduga tak kantongi izin, sebuah peternakan ayam di Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, mendapat peringatan keras dari Satpol PP Kabupaten Cianjur usai datang dan mengecek langsung ke lokasi, Senin (1/2).

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penindakan Satpol PP Kabupaten Cianjur Triono mengatakan, hal ini bermula dari adanya laporan masyarakat.

“Hari ini kami beri peringatan kepada sebuah peternakan ayam pedaging di wilayah Haurwangi karena setelah kami teliti ada perbedaan nama perusahaan dalam izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL),” ujar Triono ditemui di lokasi.

UKL dan UPL peternakan ayam dimaksud, kata Triono, diketahui ternyata miliki perusahaan lain, bukan perusahaan awal.

“Kami tanyakan yang menjadi permasalahan yang maju siapa. Akhirnya kami beri waktu selama 15 hari ke depan untuk memproses izin,” kata Triono.

Sementara, Kepala Desa Kertamukti, Cepi Agustina mengatakan, peternakan ayam dimaksud memang pernah mendaftarkan kepada pihaknya.

“Dulunya saya tahu itu bekas galian pasir. Lalu tahun 2020 ada peternakan ayam. Awalnya saya menduga itu pelebaran dari perusahaan yang sudah berdiri, ternyata baru,” ungkapnya.

Diperkirakan, luas perusahaan ayam pedaging yang baru berdiri tersebut mencapai 17 hektar. “Pertemuan dengan mereka sudah kami lakukan selama tiga kali. Kami sebenarnya siap membantu. Kami juga sempat berkirim surat dua kali,” katanya.

Selain itu, pertemuan dengan BPD dan BUMDES juga sudah dilakukan untuk membahas izin perusahaan dimaksud. “Kami hanya ingin perusahaan berjalan sesuai aturan, kami ingin membantu dan mencari solusi namun belum ada respons,” katanya.(dil)