Belum Sepenuhnya Divaksin, Nakes Harus Miliki Elektronik Tiket

Dokumentasi Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Vaksinasi dilakukannya terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Cianjur, saat ini belum sepenuhnya. Nakes yang melakukan vaksinasi pada gelombang pertama sebanyak 2.500 dari 5.000 nakes.

Juru Bicara Pusat Informasi Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, banyaknya yang belum nakes yang divaksinasi dikarenakan belum terdaftarnya di aplikasi kesehatan.

“Elektronik tiket adalah tiket sebagai bukti bahwa tenaga kesehatan itu terdaftar di aplikasi untuk mendapatkan vaksin Covid-19,” ujarnya.

Lanjutnya, yang menjadi kendala dari hal itu adalah pemerintah mengambil data tenaga kesehatan dari berbagai sumber. Seperti aplikasi PCare milik BPJS dengan server data dari Kemendagri dan aplikasi Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK) milik Kemenkes.

“Jadi ada yang beda data dan server, dari beberapa aplikasinya itu sendiri. Jadi, memang sistem integrasi dari aplikasi itu belum mumpuni,” ungkapnya.

Selain itu, data tenaga kesehatan tidak akan ada masalah jika sumber data bisa terintegrasi. Di Cianjur, tenaga kesehatan didaftarkan melalui aplikasi SISDMK namun tidak terbaca di PCare.

“Jadi harus terintegrasi semua kalau mau memang beres. Sementara di kita masalahnya kita sudah didaftarkan di aplikasi SISDMK tapi tak terbaca di PCare,” jelasnya.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi akan hal ini. Sebab, hampir di semua kabupaten kota memiliki masalah yang sama.

“Jadi kita akan lakukan pencatatan secara manual. Setelah aplikasinya mumpuni baru dipakai. Karena sasarannya sangat banyak saat ini juga baru 50 persen,” tutupnya.

(kim)