Duh Gara-gara Ini, Cianjur Kembali Zona Orange Covid-19

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal

RADARCIANJUR.com- Kabupaten Cianjur saat ini kembali ke zona orange kasus Covid-19. Namun, kembalinya ke zona yang cukup riskan mengenai penyebaran tersebut, ternyata terdapat kekeliruan data kasus terpapar. Hingga saat ini pun, solusi dari perbedaan data tersebut tengah diurai Satgas Covid-19 daerah dan pusat.

Hal tersebut dibenarkan Juru Bicara Pusat Informasi Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal. Ia mengatakan, data Kabupaten Cianjur dan Jawa Barat memiliki kesamaan yakni sekitar 2.200 kasus.

“Salah satu hal yang belum ditemui solusinya yakni data Cianjur dan Jawa Barat itu sama di angka sekitar 2.200. saat data Cianjur atau Jabar disandingkan dengan data pusat itu berbeda jauh,” ungkapnya.

Di pusat, lanjut Yusman, data Kabupaten Cianjur masih berkisar antara 800 kasus. Pasalnya, pihaknya selalu melakukan pembaharuan data di Pikobar. Saat ini, Satgas Covid-19 Pusat tengah melakukan rekonsiliasi data antara pusat dan daerah.

“Akibat jomplangnya data tersebut, Kabupaten Cianjur berada di zona orange. Perbedaan data tersebut dikarenakan data pada minggu lalu diinput di minggu berikutnya. Sehingga terjadi lonjakan,” paparnya.

Ternyata kasus tersebut bukan saja dialami oleh Kabupaten Cianjur, namun turut dialami oleh kabupaten kota lainnya. Pria lulusan lulusan Fakultas Kedokteran Jurusan Kedokteran Umum Universitas Trisakti, Jakarta tahun 2000 ini pun menjelaskan, jika tidak terjadi penumpukan data, kemungkinan Kabupaten Cianjur berada di zona kuning.

“Tidak hanya Cianjur, kabupaten atau kota lain pun sama. Saat ini mungkin tengah dalam perbaikan data, tapi resikonya hingga minggu depan kita masih zona orange,” tutupnya. (kim)