Sudah Dua Tenaga Kesehatan di Cianjur Meninggal Dunia

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal

RADARCIANJUR.com– Tenaga kesehatan di RSUD Sayang, Cianjur meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. Nakes berinisial DR, merupakan kepala ruangan isolasi dan diduga terpapar dari salah satu pasien.

Sebelumnya, almarhumah mengalami sakit dan dirawat di rumah selama 10 hari, lalu melihat kondisi yang tak kunjung membaik akhirnya dibawa ke RSUD Sayang, Cianjur. Empat hari menjalani perawatan mengalami drop dan tak berselang lama meninggal dunia.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Pusat Informasi Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal.

“Iya betul kan memakai protokol covid juga jenazahnya,” ujarnya.

Meskipun demikian, lanjutnya, ia mengaku belum mengetahui kronologis DR bisa terpapar Covid-19. Pihak rumah sakit pun belum memberikan jawaban.

“Saya belum tanya kronologisnya ke rumah sakit jadi belum ada jawaban dari rumah sakitnya kayaknya lagi nyusun berita juga,” ungkapnya.

Bahkan, dirinya pun menjelaskan, belum mengetahui awal sumber sementara dari mana tenaga kesehatan tersebut bisa terpapar Covid-19.

“Itu juga sama belum tahu nanti saya cari info lagi sekarang sedang rapat,” singkatnya.

Hingga kini, sudah sekitar 100 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 dan dua orang meninggal dunia. Belum diketahui apakah DR sudah menjalani vaksinais atau belum.

“Masih dicari informasinya soal sudah divaksin atau belum,” jelasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Sayang Cianjur, Diana menjelaskan, pihaknya belum tahu dari mana DR terpapar Covid-19. Bahkan, DR diketahui mengidap penyakit penyerta lain.

“Kalau kita kurang tahu karena beliau juga punya penykakit penyerta selain Covid-19,” terangnya

Selain itu, Diana mengungkapkan, DR sempat dirawat selama dua minggu. “Cuman nanti kita cari informasinya,” tuturnya.

Tetapi dirinya juga menegaskan bahwa DR belum menjalani vaksinasi Covid-19. “Belum divaksin,” tutupnya. (kim)