YLPKPKB Cianjur Kirimkan Tenaga Kerja ke Jepang

DALAMI BAHASA JEPANG: YLPKPKB Kabupaten Cianjur salurkan tenaga kerja muda terlatih ke Negeri Jepang. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Dampak pandemi Covid-19 cukup terasa berimbas terhadap berbagai sektor. Ekonomi pun dibuat runtuh. Merangkak satu tahap demi tahap. Pemulihan ekonomi terus diupayakan kembali normal. Yayasan Lembaga Pelatihan Kerja PKB (YLPKPKB) Kabupaten Cianjur mencoba membangun kembali ekonomi bagi para pekerja yang terdampak di tengah pandemi ini.

Bukan lingkup nasional. Para pekerja akan dibina dan dilatih untuk bekerja di Negeri Sakura, Jepang. Tidak sedikit. Sudah 70 anak muda Cianjur sudah meniti karir. Selanjutnya, bulan Mei 2021 akan kembali diberangkatkan lima orang yakni Walid, Surya, Erfan, Gilang, Hasbul, Gian, Indra dan Rahman. Dalam satu tahun ditargetkan 100 pekerja.

Selama di Jepang, muda mudi Cianjur akan meniti karir selama tiga tahun. Bukan tanpa hasil. Pasca tiga tahun tersebut para pekerja akan mendapatkan berbagai lisensi dan bisa dilanjutkan karir kembali.

“Mereka akan mendapatkan pelatihan selama kurang lebih tiga bulan seperti bahasa dan keahlian,” ujar Penanggungjawab YLPKPKB Kabupaten Cianjur, Ricky Kamil.

Tetap dalam protokol kesehatan. Selama pelatihan pun, calon pekerja dibatasi selama pelatihan dan wajib menggunakan masker. Bahkan, sebelum berangkat ke Negeri Jepang, akan dilakukan tes kesehatan seperti swab tes.

Pemulihan ekonomi tersebut turut diapresiasi oleh Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Komisi B, Khoirul Zeni yang menyambangi Kantor YLPKPKB Kabupaten Cianjur di Jalan Dr Muwardi Cianjur.

Pemberdayaan dalam membentuk calon tenaga kerja ini perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah. Pasalnya, tanpa tangan kosong untuk pergi ke Jepang. Memiliki kualitas dan modal untuk bekerja.

“Ini yayasan yang bergerak dalam peningkatan sumberdaya manusia di daerah yang akan didistribusikan ke Jepang. Terlihat sebelum diberangkatkan, diberikan dulu pelatihan,” tuturnya.

Menurutnya ini suatu dukungan dalam membantu pemulihan ekonomi. Bukan hanya dilatih dari tenaga pengajar lokal. Namun dari Negeri Samurai tersebut turut diturunkan. (kim)