Pemuda Sukaluyu Gantung Diri di Pintu Dapur

RADARCIANJUR.com – Remaja berusia 20 tahun berinisial ARS warga Kampung Pasir Oray Rt2 Rw2, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu ditemukan gantung diri di pintu dapur rumahnya sekitar pukul 9.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, pemuda tersebut tinggal seorang diri. Pasalnya, ayah ARS telah lama meninggal dunia dan ibunya bekerja di Jakarta. Akibat meninggalnya pemuda tersebut belum diketahui. Malam sebelum kejadian, ARS sempat berkumpul untuk melakukan ronda malam.

Kejadian gandir tersebut pertama kali ditemukan oleh Hj Nurjanah, nenek ARS yang akan mengajak yang bersangkutan untuk sarapan. Saat memanggil, tak ada jawaban dari ARS. Ketika memasuki rumah, dirinya kaget mendapati cucunya tergantung di pintu dapur.

“Melihat cucunya yang tergantung di daun pintu, Hj Nurjanah sontak menjerit sambil minta tolong pada tetangganya, bahwa ARS gandir. Saat itu pula ia langsung melaporkan kepada pihak Desa Panyusuhan dan melapor pula ke pihak Kepolisian Polsek Sukaluyu,” ujar Ketua RT2, Sulaeman.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukaluyu, Aiptu Sugeng Wijianto membenarkan kejadian gantung diri di wilayah hukum Polsek Sukaluyu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Sukaluyu yang dilaksanakan pemeriksaan di tempat kejadian, ARS murni gantung diri, karena terlihat lidah menjulur keluar, mengeluarkan sperma dan di sekujur tubuhnya tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan” ungkapnya.

Jika pihak keluarga masih ragu maka pihaknya siap untuk melakukan autopsi. (kim)