Pergerakan Tanah di Rawabelut Sukaresmi Ancam Puluhan KK, Belasan Warga Terpaksa Mengungsi

DIUNGSIKAN: Babinkamtibmas setempat tengah membantu warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Foto: Istimewa

RADARCIANJUR.com – Pergerakan tanah yang dipicu oleh hujan deras disertai cuaca ekstrem terjadi di Kampung Cipari RT 06 RW 01, Desa Rawabelut Kecamatan Sukaresmi, kabupaten Cianjur, Senin (8/2/2021).

Sedikitnya, 25 kepala keluarga (KK) terkena dampaknya. Bahkan belasan diantaranya harus mengungsi karena retakannya cukup parah.

Kepala Desa Rawabelut, Syarif Hidayat mengatakan, pergerakan tanah mulai dirasakan sejak beberapa tahun sekitar 2014 lalu. Namun tahun ini tepatnya pukul 15.00 WIB Minggu (7/2/2021) sore hingga saat ini masih bergerak.

“Ternyata gerakan dan retakan tanahnya semakin parah. Jadi belasan keluarga yang terkena dampak, langsung direlokasi atau diungsikan dulu ke tempat yang aman,” kata dia saat dikonfirmasi radarcianjur.com, Senin (8/2/2021).

Ia menambahkan retakan yang terjadi sekitar beberapa hektare (ha) dengan panjang bervariatif.

“Ada sejumlah rumah yang juga terkena dampak pergerakan tanah. Beberapa penghuninya telah direlokasi karena ditakutkan terjadi pergerakan yang memicu ambruknya bangunan warga,” kata dia.

“Tetap berhati-hati dan waspada kepada semua masyarakat yang ada di dekat lokasi bencana. Semoga tak ada hal-hal yang tidak diharapkan di sini,” imbaunya. (dan)