Tanggulangi Dampak Covid-19, Pemdes Ciloto Gelar Pelatihan Pariwisata ke Puluhan Pemuda

GELAR PELATIHAN: Pemerintah Desa Ciloto, kecamatan Cipanas, Cianjur mengadakan pelatihan ketenagakerjaan bidang perhotelan dan pariwisata ke puluhan pemuda. (Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Guna menanggulangi dampak Pendemi Covid-19, Pemerintah Desa Ciloto, kecamatan Cipanas, Cianjur mengadakan pelatihan ketenagakerjaan bidang perhotelan dan pariwisata kepada 35 pemuda pemudi di wilayah setempat, belum lama ini. Ini

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, puluhan peserta tersebut tetap menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan sebelum kegiatan berlangsung.

Kepala Desa Ciloto, Marwan mengatakan, dengan adanya pelatihan ini, pemuda-pemudi yang belum bekerja diharapkan tidak hanya menjadi penonton saja di wilayah yang notabene merupakan kawasan perhotelan, dan pariwisata, tetapi mereka bisa menjadi pelaku usaha di bidang tersebut.

“Karena kebanyakan domisili perusahaan pariwisata itu kan berada di Ciloto, tapi akibat pandemi Covid-19 hingga saat ini, hampir beberapa warga pun masih belum bekerja. Nah, mudah-mudahan dengan pelatihan dan keseriusan bersama, dampak tersebut bisa diminimalisir,” tutur Marwan kepada radarcianjur.com.

Selain itu, Marwan menjelaskan, para peserta yang mengikuti pelatihan pun, tak akan langsung dilepas begitu saja, mereka akan tetap dibimbing oleh para mentor selama waktu tiga bulan.

“Jadi kami memberikan pelatihan itu supaya nantinya ketika mereka sudah siap terjun ke dunia kerja, para pemuda pemudi itu akan melakukan pekerjaannya secara maksimal,” kata dia.

Lebih lanjut, Marwan mengatakan, pihaknya baru memberikan pelatihan ke 35 pemuda itu, bukan tidak mau dengan kuantitas lebih banyak, namun menurutnya, akan percuma jika misalkan hasilnya tidak diimplementasikan dengan maksimal.

“Misalkan kami rekrut 100 warga, tapi mereka tidak siap dalam menghadapi dunia kerja, itu akan sangat percuma dan tidak percaya diri. Tapi dengan pelatihan serta para mentor yang sesuai bidangnya, insya Allah para pemuda akan siap. Minimalnya bisa bekerja di daerah yang ada di desa Ciloto ini,” paparnya.

“Harapan kami jelas, di masa pandemi Covid-19 ini, warga yang belum memiliki penghasilan, bisa berkurang dan justru bisa lebih mendapatkan income yang cukup. Minimalnya bisa membantu keluarganya masing-masing,” tandasnya. (dan)