Terapkan Sanksi Denda, Pelanggaran Prokes di Cianjur Masih Marak

Angka pelanggaran protokol kesehatan di Cianjur belum turun.

RADARCIANJUR.com – Semenjak dikeluarkannya Peraturan Bupati Cianjur Nomor 6 Tahun 2021 tentang pengunaan sanksi administratif terhadap pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid 19 berbagai pihak telah melaksanakan peraturan tersebut demi menekan angka penyebarannya.

Terbaru Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur telah mencatat banyaknya kasus pelanggaran protokol kesehatan

Dalam satu minggu operasi yang digelar terdapat sebanyak 103 orang pelanggar yang tidak memakai masker sehingga mendapatkan hukuman berupa mendapatkan sanksi administratif.

“Yang kena razia dikenakan denda mulai empat puluh ribu rupiah sampai seratus ribu rupiah. Tapi rata-ratanya cuma bayar dua puluh ribu rupiah, ” kata Kasatpol PP kepada Radar Cianjur Senin (15/02/2020).

Kasatpol PP Kabupaten Cianjur Hendry Prasetyadhi mengatakan meski pihaknya sudah memberlakukan sanksi administratif namun pelanggar protokol kesehatan di Cianjur masih meningkat.

“Kami melakukan Operasi tiga kali dalam seminggu. Hari pertama kita temukan ada 19 pelanggar, kedua 17 dan kemarin terakhir ada 67 pelanggar, ” terangnya.

lanjutnya Hendry dan pihaknya berusaha guna menekan masuknya pendatang tanpa surat keterangan bebas Covid-19 terus melakukan penjagaan serta pemberlakukan PPKM Mikro.

“Untuk antisipasi juga kita lakukan PPKM Mikro dan pemetaan zona per tiap desa dan PPKM Mikro. Agar aktivitas atau kegiatan warga yang harus diperketat, ” ungkapnya. (cr1)