Sidang Kedua Bom Molotov di Kantor PDIP Cianjur, Saksi Disuruh Diam Saat Bertanya Pada Tersangka

Jalanya sidang kedua kasus bom molotov di Di Kantor PDI Perjuangan. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pada lanjutan dalam kasus pelemparan bom molotov di kantor PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, yang digelar di Pengadilan Negeri Cianjur, Selasa (16/2/2021), jaksa penuntut umum menghadirkan seorang saksi yang merupakan teman dari terdakwa SD.

Jalanya sidang kedua ini, dijaga ketat aparat kepolisian dari Polres Cianjur.

Persidangan dipimpin langsung oleh Hakim Ketua Patti Arimbi dan hakim Anggota Kustrini serta Dian Yuniati. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Slamet Santoso dan Hendra Prayoga.

Jaksa penuntut umum Slamet Santoso mengatakan sidang yang digelar di ruang tirta ini mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi.

“Jadi agenda sidang kedua ini masih menghadirkan keterangan saksi. Terdakwa SD sempat curhat kepada saksi yang kami hadirkan saat ini,” kata Slamet.

Slamet mengatakan, saksi langsung disuruh untuk diam ketika ia bertanya kepada terdakwa apakah yang sudah dilakukannya itu benar.

“Jadi saksi hanya disuruh diam dan jangan banyak bertanya saat mereka mengobrol setelah ada aksi pelemparan,” kata Slamet. (dil)