Nakes di Puskesmas Sukamahi Jalani Vaksinasi Kedua, Enam Terpaksa Ditunda

LOLOS VAKSINASI: Sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Sukamahi telah menjalani vaksinasi tahap kedua. (Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Sebanyak 25 tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Sukamahi, kecamatan Sukaresmi, kabupaten Cianjur menjalani vaksinasi Covid-19, Senin (15/2/2021).

Namun dari puluhan nakes tersebut, enam orang terpaksa ditunda karena tidak lolos screening atau pemeriksaan awal sebelum dilakukan vaksinasi.

Kepala Puskesmas Sukamahi, U.Ruhiyat Kusmana menyebut, sebanyak 25 orang yang sudah terdaftar e-tiket penerima vaksin, 19 diantaranya telah melakukan vaksinasi dan enam orang ditunda pelaksanaannya karena tidak lolos screening awal.

“Jadi ada mekanisme seseorang sebelum menjalani vaksinasi, yakni dilakukan screening formulir manual yang telah disiapkan oleh dinas kesehatan,” tutur U.Ruhiyat kepada radarcianjur.com, saat dikonfirmasi.

Sejauh ini rata-rata yang tidak lolos pra menjalani vaksinasi, Ruhiyat mengatakan, disebabkan karena dalam hasil screening mengalami hipertensi atau orang tersebut tengah dalam tekanan darah tinggi.

“Jadi tahap pertama di akhir Januari kemarin telah dilakukan vaksinasi semua. Namun, untuk vaksinasi kedua ini, ada beberapa nakes yang harus ditunda dan akan segera menjalani vaksinasi lagi hingga beres,” kata dia.

Termasuk, pasca menjalani vaksinasi pun, Ruhiyat mengaku, tidak ditemukan nakes yang mengalami reaksi sifatnya efek samping serius.

“Sementara untuk Sukamahi ini Alhamdulillah lancar-lancar saja, dan ditargetkan bisa segera diselesaikan semuanya, meskipun kemarin Senin masih ada yang harus ditunda,” kata dia.

Selain itu, Ruhiyat menambahkan, pasca pelaksanaan vaksinasi terhadap seluruh nakes, jadwal selanjutnya proses vaksinasi akan dilakukan kepada pejabat pemerintahan, seperti OPD, Camat, Kades dan jajarannya, hingga akhirnya masyarakat umum.

“Sebetulnya untuk sosialisasi itu sudah sering dilakukan, baik ketika ada kegiatan maupun disampaikan secara lisan ke para kader yang ada di Puskesmas,” ujarnya.

“Kami berharap, sebelum semua elemen masyarakat menjalani vaksinasi, kita dulu dari tenaga kesehatan harus selalu sehat hingga seterusnya,” tandasnya. (dan)