Cianjur Bakal Beli Alat Plasma Darah Penyintas Covid-19, Harganya 1,2 Miliar

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal

RADARCIANJUR.com – Plasma darah dari mantan penyitas Covid-19 digadang-gadang bisa menjadi obat untuk penyembuhan orang yang terpapar Covid-19.

Akan tetapi, membutuhkan proses beberapa tahapan seperti menunggu selama kurang lebih satu minggu pasca dinyatakan negatif setelah terpapar.

Namun, di balik proses tersebut, ketersediaan alat pun hanya ada di beberapa kota saja seperti Jakarta dan Tangerang. Pasalnya, untuk pembelian alat transfusi plasma darah tersebut memerlukan anggaran kurang lebih Rp1,2 miliar.

Juru Bicara Pusat Informasi Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, saat ini tengah mengusulkan untuk pengadaan tersebut.

“Kita tengah mengusulkan, tergantung dari Inspektorat dan BPKAD dengan harga alatnya Rp1,2 miliar,” ujarnya.

Proses untuk pendonoran plasma darah seperti proses cuci darah atau Hemodialisa. Lanjutnya, plasma darah sangat efektif untuk mengobati Covid-19.

Nah, selain proses dan alat yang menjadi kendala, golongan darah pun tidak diberikan dengan asal. Sehingga harus sesuai antara golongan darah dari penerima dengan pendonor.

“Tidak bisa sembarangan, golongan darah juga harus sama. Selain golongan darah juga ada resus,ada positif dan negatif, jadi harus sama, ungkapnya.

Dirinya pun berharap kedepannya Cianjur bisa memiliki alat transfusi plasma darah, sehingga penanganan Covid-19 bisa cepat terselesaikan. (kim)