Awas! Marak Jasa Pembuatan Kartu Kuning di Media Sosial, Bayar Hingga Rp350 Ribu

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com– Pembuatan kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun. Namun, baru-baru ini kembali muncul di media sosial salah satu akun yang menawarkan jasa pembuatan kartu kuning hingga akta kelahiran dengan biaya Rp100 ribu hingga Rp350 ribu.

Bahkan, orang tersebut mengaku memiliki keluarga yang bekerja di salah satu dinas. Hal tersebut tentunya sangat merugikan masyarakat, terlebih yang membutuhkan kartu tersebut untuk bekerja.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan Perluasan Wilayah Kerja Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Ricky Ardi Hikmat mengatakan, pembuatan kartu kuning sama sekali tidak dipungut biaya atau gratis.

“Tidak ada biaya, yang jelas pembuatannya juga sekarang harus online dan saat pencetakannya hanya yang punya nomer yang sudah registrasi saja dengan orang yang bersangkutan,” ujarnya.

Ricky menapik, di Disnakertrans Kabupaten Cianjur sama sekali tidak ada pekerja dinas yang melakukan bisnis tersebut. Bahkan, jika ditemukan, pihaknya tidak segan-segan untuk menindak tegas.

“Kalau sampai ditemukan, tentu tidak didiamkan saja. Akan ada tindakan,” tegasnya.

Selain itu, dirinya pun berpesan agar masyarakat tidak mudah terhipnotis dengan tipu daya calo. Sementara untuk masyarakat yang berada jauh di Selatan, akan dipermudah dan dibantu di dinas.

“Kalau yang jauh kita bantu untuk proses onlinenya, karena beberapa kesulitan karena tidak mengerti. Tapi dibantu juga tidak ada biaya,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur saat akan dimintai keterangan tidak dapat menemui jajaran pejabat. Beberapa melakukan Work From Home (WFH) dan Kabid Pencatatan Sipil tengah melakukan perjalanan dinas ke Selatan. (kim)