Lahan Pemakaman Covid-19 di Cianjur Masih Kosong, Warga Lebih Pilih Pemakaman Umum

PEMAKAMAN: Tim gugus tugas sedang memakamkan warga Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong sesuai protokol Covid-19.(Foto:Fadil/Radar Cianjur)
Ilustrasi. Foto : Dok / Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Lahan untuk pemakaman pasien Covid-19 di Kabupaten Cianjur, ternyata masih banyak yang belum terisi. Beberapa keluarga pasien Covid-19 lebih memilih menguburkan di pemakaman umum sekitar kediaman.

Mengenai hal tersebut, Juru Bicara Pusat Informasi Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, tempat pemakaman jenazah Covid-19 di Cianjur berada di Kecamatan Sukaresmi.

“Kita ada tempat pemakaman, di wilayah Cikakorea Kecamatan Sukaresmi, ada sekitar dua hektar yang kami sediakan,” ujarnya.

Namun, tempat pemakaman tersebut kini hampir tidak terisi sama sekali. Yusman menilai, masyarakat memilih untuk memakamkan anggota keluarga yang meninggal karena Covid-19 di sekitar rumahnya.

“Kebanyakan masyarakat memilih untuk memakamkan di lingkungan tempat tinggal dengan menggunakan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, jarak yang jauh menjadi alasan lain bagi masyarakat yang tidak ingin memakamkan di lokasi tersebut.

“Jaraknya memang cukup jauh, jadi masyarakat juga kebanyakan tidak mau untuk memakamkan di situ. Sekarang pun paling cuma terisi satu dua,” paparnya.

Untuk peti mati bagi jenazah pasien Covid-19 diambil dari alokasi di masing-masing rumah sakit di Cianjur.

“Peti mati itu ada pengadaannya dari rumah sakit masing-masing. Cuma saya nggak tahu satu rumah sakit itu pengadaannya berapa,” tutupnya. (kim)