Paling Muda di Hanura, Aria Lanjutkan Tongkat Estafet Kepemimpinan Partai

TERPILIH: Calon tunggal di DPC Partai Hanura Kabupaten Cianjur jadi nahkoda partai. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Cianjur melakukan Musyawarah Cabang III untuk pemilihan Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Cianjur di Hotel Bydiel, Minggu (21/2). Dari aklamasi muscab tersebut, disetujui calon tunggal yakni Ariadi S Pratama sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Cianjur periode 2020-2025.

Diadakannya muscab tersebut dikarenakan masa jabatan kepemimpinan sebelumnya telah habis. Selain Kabupaten Cianjur, 15 kota kabupaten di Jawa Barat pun akan melakukan muscab untuk meneruskan estafet kepemimpinan partai dengan ciri khas warna orange ini.

Wakil Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat, Deden Dedi Gumilar mengatakan, sebelumnya kepemimpinan dipegang Plt. Aturan tersebut berlaku di semua daerah.

“Karena dari Desember 2020 sudah demisioner maka kekuasaan diambil oleh DPD, jadi DPD yang berhak menentukan arah partai ini kedepan,” ujarnya.

Lanjutnya, saat ini di Kabupaten Cianjur tidak memiliki kader yang duduk di kursi DPRD, maka dengan revitalisasi kepemimpinan yang baru bisa lebih baik.

Sementara itu, Plt Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Cianjur, R A Herry Richardy menambahkan, DPC sudah demisioner dan melakukan silaturahmi kepada pengurus sebelumnya.

“Ketua DPC sebelumnya tidak akan maju lagi, jadi menyerahkan sepenuhnya kepada Plt. Dengan demisioner itu sudah habis masa jabatannya, sehingga tidak mungkin partai stagnan hanya karena masa berlakunya SK yang habis,” jelasnya.

Dirinya pun berharap, dengan kepemimpinan partai oleh generasi milenial, bisa mengembalikan marwah partai.

Di sisi lain, Ketua Terpilih DPC Partai Hanura Kabupaten Cianjur, Ariadi S Pratama mengungkapkan, hal tersebut menjadi peluang bagi generasi muda untuk menghadirkan warna dalam dunia politik.

“Saya insya allah kedepannya bisa membantu pemerintahan agar kedepannya bisa lebih baik. Fokus saya di sektor pertanian dan perkebunan dengan program-program yang sudah disiapkan,” tuturnya.

Dirinya yang baru dalam dunia politik, awal langkahnya akan mendatangi seluruh partai politik untuk berdiskusi mengenai dunia politik.

“Dasarnya saya bukan di ilmu politik, tapi dari kalangan organisasi. Masih banyak belajar dari senior-senior politik di Kabupaten Cianjur,” tutupnya. (kim)