Plt Bupati Cianjur Keluarkan Peraturan Setiap Tanggal 14, ASN Wajib Pakai Seragam Pramuka

SERAGAM TAMBAHAN: Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan menggunakan seragam Pramuka. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengeluarkan peraturan mengenai diwajibkannya setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan seragam Pramuka setiap tanggal 14 melalui Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Pakainan Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah. Pemberlakukan tersebut sudah dimulai sejak Senin (22/2) yang bertepatan dengan Hadi Baden Powell ke 164.

Ketua Kwarcab Pramuka sekaligus Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur, Budhi Rahayu Toyib mengatakan, kewajiban seragam pramuka ini adalah inisiasi Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman selaku Kamabicab Pramuka Cianjur.

“Ini juga menjadi pengenalan bahwa Cianjur merupakan kota pramuka,” ujarnya.

Budhi menjelaskan, hal ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa Pramuka merupakan organisasi yang melaksakan pembinaan terhadap generasi muda.

“Apalagi masa pandemi ini kegiatan anak berkurang, melalui gerakan pramuka baik pembinaan dan pelatihan, kegiatannya melalui pramuka,” tuturnya.

Selain itu, ia menyebut, di Kwarcab Pramuka Cianjur rutin menggelar pelatihan daring karena kepanduan merupakan kegiatan mendidik generasi muda yang tangguh, berawawaan, dan memiliki budi pekerti.

“Dan, hal ini sesuai dasadharma pramuka yang delapan poin itu,” terangnya.

Ada tujuan lain dari pemakaian seragam Pramuka ini yaitu agar pegawai Pemkab Cianjur memiliki rasa empati atau peduli terhadap organisasi gerakan Pramuka.

“Rencana kedepan perangkat daerah ini akan dibentuk gugus dharma. Kalau sekolah itu gugus depan. Hari ini juga berbarengan dengam Hari Baden Powell atau bapak pandu sedunia,” jelasnya.

Budhi berharap, gerakan Pramuka di Cianjur bisa menjadi garda terdepan dalam mendidik generasi muda. Sehingga mewujudkan masa depan yang cerah di Cianjur.

“Untuk menjadi penerus yang memiliki budi pekerti, kecakapan, dan keahlian sehingga bisa bersaing di dunia. Dan tentunya gerakan pramuka ikut menciptakan calon pemimpin,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengungkapkan, kewajiban memakai seragam pramuka bagi ASN ini dicanangkan untuk menumbuhkan wawasan kenegaraan.

“Dalam rangka menumbuhkan wawasan kenegaraan pemuda khususnya, pemerintah berinisiatif setiap tanggal 14, ASN diwajibkan memakai pakaian pramuka, dan mudah-mudahan jadi contoh bagi yang lainnya,” paparnya.

Namun, Herman menambahkan, sampai sata ini tidak ada sanksi bagi pegawai yang tidak ikut memakai pakaian pramuka. Mengingat kebijakan ini baru diterbitkan.

“Untuk sementara belum, dan alhamdulillah sudah 75 persen OPD memakai pakaian pramuka,” tutupnya. (kim)