Kasus Narkoba di Cianjur Meningkat, BNNK: Kita Harus Pangkas Permintaannya Dulu

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) kabupaten Cianjur, AKBP Basuki

RADARCIANJUR.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) kabupaten Cianjur menilai, terkait dengan kasus narkoba yang kian muncul dan sering terungkap di wilayah hukum Cianjur, harus segera diberantas sisi permintaan (demand, red)nya terlebih dahulu.

“Jadi suplai dan demand itu betul-betul kita harus pangkas di permintaannya dulu. Nah nanti untuk suplainya itu BNNK dengan Polres yang sama-sama bergerak. Jadi Polres itu lebih intens pada pemberantasan dan penindakan para pelaku,” ujar Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) kabupaten Cianjur, AKBP Basuki kepada radarcianjur.com saat ditemui di Kecamatan Pacet, Selasa (23/2/2021).

Ia menjelaskan, bahwa BNN kabupaten Cianjur, hanya memiliki empat bidang tugas pokok yang mesti dilaksanakan.

Pertama adalah bidang pencegahan, kemudian pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan terakhir pemberantasan.

“Karena sebetulnya BNN itu memiliki tugas pokok untuk pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat. Yang selanjutnya pemberantasan narkoba itu kita sama-sama bersinergi dengan kepolisian,” tutur Basuki.

Bahkan, menurut Basuki, hal yang harus dipangkas pertama kali dalam memberantas narkoba itu adalah bagaimana demand atau permintaan ini tidak terus ada. Sehingga kalau demand nya itu sudah berhasil, maka suplai atau penjualannya pun akan terbatas bahkan bisa mungkin tak ada.

“Jadi BNNK sebetulnya memiliki strategi dalam pengungkapan kasus tindak pidana narkotika itu faktornya adalah adanya supply and demand (suplai dan permintaan),” kata dia.

Selain itu, Basuki menambahkan, terkait kasus penyalahgunaan narkoba di kabupaten Cianjur, secara kuantitas mengalami penurunan. Akan tetapi, secara kualitas itu naik di tahun 2020.

“Karena versi BNN di tahun 2020 bulan Maret itu kita sempat menangkap pelaku yang memiliki 60 kilogram ganja. Termasuk di beberapa daerah lainnya yang merupakan jaringan Aceh, dan Sumatera Barat. Meskipun pada saat itu kapasitasnya tidak terlalu tinggi,” tandasnya. (dan)