TKW Asal Sukaluyu Meninggal di Arab

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com -Siti Aminah (70) Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, dikabarkan meninggal dunia di Arab Saudi pada 11 Juni 2020 lalu. Siti berangkat pada tahun 2010 tetapi pada pertengahan 2011 dikabarkan tidak mendapatkan gaji hingga tahun 2016.

Kini keluarga Siti Aminah menuntut hak-haknya berupa gaji selama empat tahun lebih hingga kini belum dibayarkan.

Menurut Andriana (20) anaknya Siti Aminah, menuturkan pada tahun 2016 ibunya ditinggalkan begitu saja oleh majikannya di salah satu mall di Arab Saudi tanpa membawa perbekalan apapun.

Aminah yang bingung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Arab Saudi dan saat itu diantarkan ke kantor KBRI. “Menurut informasi dari almarhumah ibu saya, bahwa beliau selama empat tahun lebih tidak diberikan gaji, malahan yang lebih parahnya lagi ditinggalkan begitu saja di Mall,” kata Andriana, Selasa (23/2).

Maka sejak tahun 2016 Siti Aminah tinggal di KBRI sambil menunggu proses pengurusan gaji dan juga pemulangan ke Indonesia. Namun pada bulan Juni tahun 2020 keluarga mendapatkan kabar bahwa Siti Aminah meninggal dunia diakibatkan sakit jantung. “Ibu saya sudah minta pulang, tapi pihak KBRI tidak juga memulangkannya, bahkan hak-haknya dari majikannya belum dibayarkan,” ucap Andriana.

Andriana mengungkapkan selama tinggal di KBRI, Siti Aminah dipekerjakan menggantikan pekerja yang pulang. Karena diketahui selama empat tahun di KBRI Siti Aminah rutin mengirimkan uang. “Saat meninggal, pihak KBRI meminta surat ijin dari ahli waris agar dapat dikuburkan di Arab Saudi karena pandemi Covid-19,” terangnya.

Sementara itu Ketua DPD Forum Pekerja Migran Indonesia (FPMI) Kabupaten Cianjur, Herdiansyah membenarkan, adanya laporan terkait TKW yang meninggal di Arab Saudi.

“Sudah ada laporan dari keluarga korban, mengadukan permasalahan atas nama Siti Aminah. Selama bekerja disana ada hak-haknya yang belum dibayarkan,” kata Herdiansyah.

Herdiansyah mengungkapkan, ahli waris mengadukan bahwa gaji almarhumah siti Aminah dari majikan yang pertama selama empat tahun lebih belum diterima.

Selain itu mempertanyakan di selama empat tahun Siti Aminah dipekerjakan di lingkungan KBRI atau pada majikan yang baru. “Sampai saat ini belum ada kejelasan, kita akan pantau perkembangannya dan mengupayakan agar hak-hak almarhumah Siti Aminah dipenuhi,” tandasnya.(cr1)