Upaya Deteksi Dini Berantas Narkoba Bukti Sinergitas Lapas-Polres Cianjur

DIGELEDAH: Petugas Lapas Klas II B Cianjur memeriksa sejumlah kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP). (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Lapas Klas II B Cianjur dalam memberantas peredaran dan adanya keterlibatan warga binaan pemasyarakatan (WBP), pihak Lapas Cianjur melakukan sinergitas dengan Kepolisian Resor (Polres) Cianjur dalam pemberantasan narkoba yang melibatkan WBP.

Hal tersebut sebagai wujud keseriusan Kalapas Cianjur beserta jajaran dalam memerangi peredaran gelap narkoba, terutama melibatkan WBP.

Sinergitas Kalapas Cianjur dengan kepolisian khususnya Satnarkoba Polres Cianjur sangat membuahkan hasil, karena setiap WBP yang diketahui terlibat dalam transaksi narkoba akan ditindak tegas dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Setiap WBP yang terlibat akan jadi tersangka lagi dan diperoses hukum lagi dan akan menambah hukuman dari kasus baru nya itu.

Kalapas Cianjur, Heri Aris Susila mengatakan, bahwa selain adanya pengembangan kasus yang sedang dalam penyelidikan Satnarkoba Polres Cianjur, beberapa kasus pengungkapan peredaran narkoba juga merupakan prestasi jajaran Lapas Cianjur dalam mengungkap keterlibatan WBP terkait peredaran gelap narkoba, tidak sedikit penggagalan penyelundupan narkoba ke dalam lapas oleh jajaran Lapas Cianjur seperti kiriman narkoba yang diselundupkan melalui makanan, juga pelemparan-pelemparan yang dilakukan melalui tembok keliling Lapas Cianjur, termasuk pendalaman dari handphone sitaan dari WBP yang didapatkan petugas saat melaksanakan tugas.

“Setiap WBP yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba ataupun pengendalian narkoba, semuanya akan kita proses sampai dijatuhkan hukuman dengan kasus baru nya melalui putusan pengadilan, hal ini untuk efek jera bagi WBP lainnya agar takut untuk melakukan hal-hal yang melanggar aturan terutama terlibat dalam peredaran gelap narkoba,” ujarnya.

Aris juga mengungkapkan, jika ada keterlibatan petugas dalam kasus-kasus yang terungkap maka tidak segan-segan petugas tersebut akan dilaporkan untuk sama-sama diproses hukum.

“Saya sudah sampaikan kepada seluruh jajaran, untuk tidak coba-coba melanggar aturan atau terlibat dengan kasus WBP, karena jika ketahuan semuanya akan diproses baik dari segi kepegawaian maupun pidana,” tegasnya.

“Lebih baik kita kehilangan satu pegawai, daripada meracuni pegawai lain yang masih mau bekerja dengan baik,” sambungnya.

Selain itu, sebagai langkah deteksi dini, pihaknya tidak henti melakukan penggeledahan ke setiap kamar WBP dan menghancurkan barang bukti yang ada.

“Kami siap membantu pihak kepolisan dalam pengungkapan jaringan Narkoba, apabila dibutuhkan untuk dilakukan pengembangan dan pencarian informasi dari warga binaan yang sedang berada di dalam Lapas Cianjur kami persilahkan, kami fasilitasi pihak kepolisian kapanpun membutuhkan,” tambahnya.

Bahkan, hal tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Dirjen Pas Kemenkumham dalam melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak seperti kepolisian dan BNNK Cianjur agar bersama-sama melakukan pemberantasan narkoba.

Dalam penguatan pengamanan dan pengawasan di wilayah blok hunian, telah dilakukan penambahan CCTV dan dibentuk tim Satops Patnal guna memperkuat pengawasan di pintu masuk. (kim)