Satu Bangunan Terdampak Pergerakan Tanah di Batulawang Terpaksa Dirobohkan

PASCA DIROBOHKAN: Dikhawatirkan timbul korban jiwa, bangunan di Batulawang dirubuhkan. Foto: Istimewa

RADARCIANJUR.com – Bangunan semi permanen yang berukuran sekitar 3×5 meter persegi di Kampung Sindanglangu, Desa Batulawang, kecamatan Cipanas terpaksa dirobohkan warga, Minggu (21/2/2021) sore.

Menurut informasi yang didapat, bukan karena bangunan itu sudah tua atau akan diperbaiki, justru karena antisipasi sang pemilik yang telah berkoodinasi dengan pemerintah setempat agar tak menimbulkan korban jiwa, sebab imbas pergerakan tanah yang kian mengancam di lokasi tersebut.

BACA JUGA : Dua Pekan Pergerakan Tanah di Batulawang, Warga Minta Direlokasi

Kepala Desa Batulawang, Nanang Rohendi membenarkan hal tersebut terjadi di wilayah desa yang ia pimpin. “Betul kang itu terjadi di wilayah Desa Batulawang,” singkatnya.

Terpisah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Batulawang, Erwan Herdiawan menuturkan, karena bangunan yang diketahui merupakan tempat sarang burung walet itu letaknya dekat dengan jurang dan dikhawatirkan bisa menimbulkan korban jiwa, maka warga serta pemerintah setempat berinisiatif untuk merubuhkan bangunan tersebut.

“Jadi warga bersama-sama merobohkan bangunan itu dengan cara ditarik tali dari jarak yang cukup jauh secara bergotong royong,” ujarnya.

https://www.instagram.com/p/CLqKnZSF5d4/?igshid=14urbtp9ed6of

Termasuk, Erwan menilai, pergerakan tanah yang hampir terus terjadi di desa Batulawang ini masih sangat mengkhawatirkan dan rentan terjadi pergerakan tanah susulan.

Meski, di sisi lain, pihak pemerintahan desa Batulawang sendiri untuk sementara telah melaporkan ke dinas terkait bahkan hampir setiap hari sudah mengecek ke lokasi yang terjadi pergerakan tanah.

BACA JUGA : Pergerakan Tanah di Batulawang Semakin Parah, Pasokan Kebutuhan Pokok Terhambat

“Untuk warga yang hampir terancam itu satu ke RT an, tidak nyampe ratusan. Tapi kami berharap, segera ada tanggap bencana dari instansi dan pemerintah. Supaya hal-hal yang tidak diharapkan bisa diminimalisir,” tandasnya. (dan)