Cianjur Sudah Tidak Terima Dana Hibah Banjir DKI Jakarta?

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman. dok Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Penanggulangan banjir di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, ternyata turut dilakukan oleh daerah penyangga seperti Bogor, Puncak dan Cianjur. Hal tersebut tertuang dalam kesepakatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar kementerian atau lembaga periode tahun 2020-2024.

PKS dalam bentuk virtual sudah ditandatangani sejak 3 Juni 2020 dengan total anggaran Rp35 triliun yang dibagi-bagi oleh anggaran pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. PKS tersebut merupakan komitmen bersama yang berlaku selama kurun waktu empat tahun.

Dari total anggaran tersebut, nantinya akan dipersentasekan dalam rumusan untuk penerimaan anggaran tersebut. Anggaran tersebut sebagai upaya penghijauan daerah penyangga atau hulu sungai.

Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, tahun ini Kabupaten Cianjur di-refocusing untuk penanganan Covid-19.

“Untuk tahun ini kita tidak ada, kalau tahun sebelumnya ada. Karena refocusing Covid-19,” ujarnya.

Mengenai anggaran yang diterima, dirinya tidak mengatakan. Namun, dana yang diterima dibenarkan oleh orang nomor satu di Cianjur tersebut setiap tahunnya.

Lanjutnya, jika ditemukan adanya penyalahgunaan lahan, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan menindak tegas.

“Itu sudah ada PP nya, kalau ada pelanggaran, laporkan dan akan ditindak tegas,” tutupnya. (kim)