Oknum Mantan Kades Bunisari Korupsi, Begini Tanggapan Ketua Apdesi Warungkondang

TERMENUNG: Rohmawati hanya bisa menyesal dengan perbuatan yang sudah dilakukannya. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Tertangkapnya oknum mantan Kades Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Rohmawati terkait korupsi Dana Desa yang mencapai Rp 332.334.800 membuat dirinya terancam hukuman penjara 20 tahun.

Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Cikaroya yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Warungkondang, Encep Mahmudin menyayangkan tindakan korupsi yang dilakukan Oknum mantan Kades Bunisari.

“Sangat disayangkan tindakan yang bersangkutan. Dulu sempat di nasehati oleh Ketua Apdesi Kecamatan Warungkondang sebelumnya Asep Martin, di nasehati agar cepat di selesaikan dana desa yang dipakainya,” katanya kepada Radar Cianjur, Kamis (25/02/2020).

Akan tetapi menurutnya yang bersangkutan tidak menggubris malah fokus mengikuti pemilihan kembali Kepala Desa tahun 2020.

“Saat itu beliau malah fokus untuk pemilihan kembali di Desa Bunisari. Tetapi kalah dalam pemilihan tersebut, ” terangnya.

Agar mencegah tidak terulangnya tindak korupsi di Kecamatan Warungkondang, Ketua Apdesi Warungkondang akan lebih sering bersosialisasi dengan kepala desa se-Kecamatan Warungkondang, mengadakan pertemuan rakor tentang permasalahan- permasalahan desa.

“Lebih sering sharing aja, mengadakan pertemuan dengan kades- kades , kita aja akan lebih sering kontrol dan pinta laporan dipakainya ke mana saja anggaran dana desa tersebut. Agar tidak ada lagi kasus seperti itu di Kecamatan Warungkondang, ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Apdesi Kabupaten Cianjur Beni, menghimbau kepada para kepala desa agar lebih hati-hati dalam melakukan kebijakan terutama dengan keuangan dana desa.

“Tapi kita tidak berharap kejadian hal serupa menimpa para anggota kepala desa,” kata Beni Irawan kepada Radar Cianjur melalui sambungan telpon Kamis (25/02/2021).

Beni menegaskan para kepala desa harus mengikuti aturan regulasi yang ada.

“Untuk masalah Dana Desa jangan sampai di pakai dana talang untuk kepentingan pribadi,” Tandasnya. (cr1)